Kementerian Transmigrasi Bidik Buton Utara Jadi Kawasan Ekonomi Terpadu, Ini Strategi Awalnya


Jakarta - Kementerian Transmigrasi mulai membidik Kabupaten Buton Utara sebagai calon kawasan ekonomi terpadu berbasis transmigrasi. Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, memastikan tim peneliti segera diterjunkan untuk memetakan potensi wilayah tersebut.
“Kami akan menurunkan tim peneliti untuk melakukan survei dan merumuskan potensi kawasan yang bisa dijadikan kawasan ekonomi terpadu,” kata Iftitah saat menerima audiensi Pemerintah Kabupaten Buton Utara di Kantor Kementerian, Selasa (22/7).
Ia menegaskan bahwa pendekatan transmigrasi saat ini telah bergeser dari sekadar pemindahan penduduk menjadi pembangunan kawasan berbasis investasi dengan keterlibatan aktif masyarakat lokal.
“Jika hasil pemetaan menunjukkan potensi yang besar, kami akan mendorong masuknya investasi. Tanah tetap milik rakyat, namun bisa digunakan untuk usaha dan industri,” tegasnya.
Wakil Bupati Buton Utara, Rahman, menyambut baik rencana tersebut. Ia memaparkan bahwa wilayahnya telah menjadi kantong transmigrasi sejak 1991, dan dihuni oleh pendatang dari Bali, Lombok, dan Jawa.
“Kawasan transmigrasi di Buton Utara mencakup 36.578 hektare, namun baru sekitar 6.000 hektare yang sudah dikelola. Beberapa komoditas unggulan yang dihasilkan oleh pendatang adalah beras merah, kakao, nilam, dan tambak udang,” ujarnya.
Rahman juga menyoroti potensi beras merah rendah karbohidrat dan pertumbuhan tambak udang yang mulai menggeliat. Namun, ia mengakui tantangan infrastruktur masih menjadi hambatan utama.
“Kami masih membutuhkan lebih banyak bantuan dan perbaikan infrastruktur,” katanya.
Kepala Dinas Transmigrasi Buton Utara, Alimudin, mencatat ada 15 jembatan yang masih rusak dan mendesak untuk diperbaiki. Pihaknya juga tengah mengembangkan sistem pompanisasi agar petani bisa panen dua kali setahun.
Selain potensi pertanian, Buton Utara juga menyimpan hutan mangrove terbesar di Asia Tenggara yang belum tergarap optimal.
Menutup pertemuan, Menteri Iftitah menyatakan komitmennya membawa aspirasi Buton Utara ke forum nasional.
“Buton Utara memiliki potensi besar untuk mendapatkan manfaat dari program transmigrasi. Kami berharap hasil penelitian tim peneliti bisa membuka peluang investasi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Editor: Redaksi
Berita BerikutnyaPuluhan Rumah Tak Layak Huni di Kendari Akan Direhabilitasi Tahun 2025, Ini Lokasinya
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…







