Kendari – Delegasi internasional mulai berdatangan di Kota Kendari menjelang pelaksanaan forum United Cities and Local Governments Asia Pacific atau UCLG ASPAC 2026.
Praktis, kota yang dipimpin Wali Kota Siska Karina Imran ini kini menjadi sorotan sebagai tuan rumah ajang yang mempertemukan pemerintah daerah dari berbagai negara di kawasan Asia Pasifik.
Sejak Selasa hingga Rabu, 5-6 Mei 2026, arus kedatangan tamu terlihat di Bandara Haluoleo. Momentum ini menandai dimulainya rangkaian kegiatan forum internasional yang akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan.
Tamu internasional pertama yang tiba adalah Bambang Susantono, Kepala CLG Institute di bawah naungan UCLG Asia Pasifik. Kehadirannya menjadi penanda awal dimulainya perhelatan besar tersebut.
Bambang menyebut forum ini merupakan wadah berkumpulnya kota-kota dan pemerintah daerah di kawasan Asia Pasifik.
Ia menegaskan bahwa penunjukan Kendari sebagai tuan rumah merupakan peluang besar untuk memperluas kerja sama lintas negara.
“Tahun lalu dilaksanakan di Filipina, tahun ini di Indonesia dan Kendari dipercaya menjadi tuan rumah. Ini kesempatan besar untuk membuka peluang kolaborasi,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kendari, Sahuriyanto, mengungkapkan hingga Rabu, 6 Mei 2026, tercatat sebanyak 23 delegasi dari berbagai negara telah tiba di Kendari.
Delegasi yang hadir berasal dari sejumlah negara dan kota di Asia Pasifik, di antaranya China, Jepang, Filipina, Korea Selatan, Klang Royal City Malaysia, Bangkok Thailand, serta perwakilan Sekretariat ASEAN.
Selain tamu internasional, perwakilan pemerintah kabupaten dan kota dari seluruh Indonesia juga mulai berdatangan secara bertahap untuk mengikuti forum tersebut.
Dengan terus bertambahnya jumlah delegasi yang tiba, Kendari kini bersiap menjadi pusat pertemuan strategis bagi para pemimpin daerah dalam membahas berbagai isu pembangunan dan kerja sama kawasan Asia Pasifik.
Editor: Muh Fajar








