Kendari Jadi Titik Kumpul 17 Wali Kota se-Indonesia Timur dalam Raker APEKSI Komwil VI


Kendari – Kota Kendari resmi menjadi pusat perhatian para kepala daerah di kawasan Indonesia Timur. Selama tiga hari, mulai 2 hingga 4 Juni 2026, ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara ini dipercaya menjadi tuan rumah Rapat Kerja (Raker) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Komisariat Wilayah (Komwil) VI Tahun 2026.
Sebanyak 17 wali kota dari berbagai wilayah di Sulawesi, Maluku, hingga Papua dijadwalkan hadir untuk memperkuat sinergi dan merumuskan kebijakan pembangunan perkotaan masa depan.
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menegaskan bahwa Kota Kendari telah melakukan persiapan maksimal untuk menyukseskan forum tahunan ini.
Menurutnya, Raker APEKSI Komwil VI bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan wadah krusial untuk menyusun rekomendasi kebijakan yang nantinya akan dibawa ke Rapat Kerja Nasional (Rakernas) APEKSI 2026 di Medan.
"Kami siap menerima kedatangan seluruh anggota APEKSI Komwil VI. Ini menjadi kehormatan bagi Kota Kendari dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan rapat kerja yang sangat penting bagi pemerintah kota di kawasan Indonesia Timur," ujar Siska usai memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6/2026).
Selain berdiskusi mengenai isu-isu strategis seperti penguatan pelayanan publik, pengelolaan lingkungan, dan pengembangan ekonomi daerah, para wali kota juga akan diajak melihat langsung wajah pembangunan Kota Kendari.
Pemkot Kendari telah menyiapkan agenda kunjungan lapangan ke sejumlah lokasi unggulan yang menjadi kebanggaan daerah, di antaranya:
- Bank Sampah Kodya: Sebagai representasi keberhasilan pengelolaan sampah berbasis masyarakat dan ekonomi sirkular.
- Kebun Raya Kendari: Menyoroti komitmen kota dalam konservasi lingkungan, edukasi, dan penyediaan ruang terbuka hijau.
- Pantai Nambo: Memperkenalkan potensi wisata pesisir yang kini terus dibenahi menjadi destinasi unggulan.
Pelaksanaan Raker ini diharapkan tidak hanya menghasilkan rekomendasi konstruktif bagi pembangunan nasional, tetapi juga menjadi etalase bagi Kota Kendari untuk menunjukkan inovasi dan potensi daerahnya.
Kehadiran 17 wali kota ini menjadi momentum bagi Kendari untuk membuktikan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang responsif, maju, dan berkelanjutan.
Sinergi yang terbangun di Kendari diharapkan dapat menjadi landasan kuat bagi daerah dalam menghadapi tantangan pembangunan perkotaan yang kian kompleks di masa depan.
Editor: Redaksi
Berita BerikutnyaMesin Longboat Mati di Tengah Laut, Nelayan Wakatobi Berhasil Diselamatkan Tim SAR
Baca Juga
Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Ini Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!
Kendari - Pernah membayangkan memiliki smartphone dengan performa tinggi, kamera profesional, dan baterai yang mampu menemani aktivitas sepanjang hari? Kehadiran Promo 11.11 dari Blibli Histeria bisa menjadi momen…
Mantan Karutan Kendari Herianto Raih Doktor dengan IPK Sempurna 4,00 di UHO
Kendari – Mantan Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Kendari, Herianto, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen di Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara,…
Darwin Ajak Empat Pilar Budaya Bersatu, Peringatkan Provokasi Antarsuku di Sultra
Kendari – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Darwin, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berpotensi memicu konflik antarsuku dan…
Mahasiswa Geruduk Rektorat UHO, Desak Audit Dana Penelitian dan Evaluasi Dekan FISIP
Kendari – Aliansi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) mendesak Rektor UHO, Prof. Takdir Saili, mengaudit pengelolaan dana penelitian mahasiswa tahun anggaran…
La Ode Darwin Sapa Warga Muna di Morowali, Ini Pesan Pentingnya untuk Perantau
Morowali – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026–2031, La Ode Darwin, menyapa masyarakat Muna di Kabupaten Morowali dalam perayaan Hari Ulang Tahun…
Basarnas Kendari Latih 70 Pegawai dan Warga Binaan Lapas Perempuan Hadapi Bencana
Kendari – Sebanyak 70 pegawai dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Kendari mengikuti simulasi penanggulangan bencana dan evakuasi darurat bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)…







