Kendari – Pemerintah Kota Kendari mulai melakukan tahapan awal persiapan setelah resmi ditunjuk sebagai tuan rumah United Cities and Local Governments Asia-Pacific atau UCLG Aspac 2026, forum kerja sama pemerintah daerah se-Asia Pasifik yang dijadwalkan berlangsung pada Juli 2026.
Agenda internasional ini akan menghadirkan delegasi dari lebih dari 20 negara Asia Pasifik, termasuk negara-negara anggota ASEAN.
Rapat persiapan perdana digelar bersama jajaran Pemerintah Kota Kendari, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, serta Sekretaris Jenderal UCLG ASPAC, Bernadia Tjandradewi pada Selasa (9/12).
Pertemuan tersebut membahas kesiapan lokasi, agenda forum, peluang kerja sama internasional, serta skema investasi lintas sektor, mulai dari pariwisata, perikanan, kesehatan, industri, hingga pengelolaan lingkungan.
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menegaskan bahwa penunjukan Kendari sebagai tuan rumah merupakan bentuk kepercayaan internasional yang harus dijawab dengan persiapan maksimal.
“Kami mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Ibu Sekjen UCLG ASPAC dan jajaran yang telah memberikan kesempatan ini kepada Kota Kendari,” kata Siska dalam rapat tersebut.
“Kami juga menyampaikan apresiasi atas dukungan tanpa henti dari Bapak Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara dan Kadis Pariwisata Provinsi,” imbuhnya.
Ia memastikan pemerintah kota bergerak cepat, termasuk menyiapkan struktur pelaksana.
“Ini momentum besar, peluang besar, dan kami akan bekerja keras menyiapkan seluruh teknis dan pelaksanaannya. Mulai hari ini kami membentuk tim khusus yang melibatkan pemerintah provinsi, akademisi, dan unsur masyarakat,” lanjutnya.
Wali Kota juga menekankan pentingnya kolaborasi sebagai fondasi suksesnya penyelenggaraan event berskala internasional tersebut.
“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Forum ini harus inklusif dan manfaatnya dirasakan masyarakat. Jika dalam penerimaan hari ini ada kekurangan, kami mohon maaf,” tutupnya.
Di kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Ir Hugua, menegaskan bahwa keberhasilan Kota Kendari mendapatkan mandat sebagai tuan rumah bukanlah proses yang sederhana.
Editor: Muh Fajar








