Kendari – Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kota Kendari periode 2025-2028 resmi dilantik. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), dr Andi Edy Surahmat dipercaya menakhodai organisasi profesi dokter tersebut sebagai ketua.
Pelantikan yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama ini digelar di Hotel Plaza Inn Kendari, Minggu (15/3). Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Kendari dr Siska Karina Imran, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari, serta Ketua IDI Sultra dr La Ode Rabiul Awal.
Dalam sambutannya, dr Andi Edy Surahmat mengungkapkan bahwa dirinya sebenarnya telah terpilih sebagai Ketua IDI Kota Kendari sejak musyawarah cabang yang digelar pada Oktober 2025. Namun pelantikan baru dapat dilaksanakan pada Maret 2026 karena sejumlah kendala.
“Saya sejak akhir tahun lalu diamanahkan menjadi ketua, namun baru hari ini pelantikan dapat dilaksanakan. Ada beberapa qadarullah yang membuat agenda ini baru terlaksana sekarang,” ujarnya.
dr Edy juga mengapresiasi kehadiran Wali Kota Kendari yang dinilainya menaruh perhatian besar kepada IDI. Dalam kepengurusan IDI Kota Kendari periode ini, Wali Kota Kendari didapuk sebagai Dewan Penasehat.
“Ibu Wali Kota kita ini luar biasa, waktu musyawarah beliau hadir, padahal saat itu ada agenda penting di Jakarta, beliau batalkan demi bisa hadir. Dan hari ini, beliau juga hadir dalam pelantikan,” ujarnya.
Usai resmi dilantik, dr Edy menegaskan kepengurusan IDI Kota Kendari akan langsung bergerak menjalankan berbagai program kerja untuk periode 2025-2028.
Ia juga berharap adanya kolaborasi yang kuat dengan Pemerintah Kota Kendari, khususnya dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
“Harapannya tentu ada kerja sama dengan Pemkot Kendari dalam menjalankan program-program IDI, terutama untuk memastikan hak kesehatan masyarakat dapat terpenuhi,” katanya.
Ketua IDI Sultra, dr La Ode Rabiul awal juga meminta agar IDI Kota Kendari mendukung program pemerintah kota yang berkenaan dengan peningkatan kualitas kesehatan.
“Tentu IDI Kendari akan mendukung program pemerintah kota. Sebenarnya, IDI siapapun kepala daerahnya pasti akan kita dukung, apalagi di Kota Kendari ini, Wali Kotanya adalah seorang dokter yang juga berasal dari IDI, tentu harus didukung penuh,” katanya.
Sementara itu, Wali Kota Kendari dr Siska Karina Imran menekankan pentingnya sinergi antara IDI dan pemerintah daerah dalam memperkuat sistem pelayanan kesehatan di Kota Kendari.
“Kita berharap IDI Kota Kendari dapat terus bersinergi dengan pemerintah kota, terutama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, mulai dari peningkatan SDM hingga peningkatan mutu layanan di rumah sakit dan puskesmas,” ujarnya.
Editor: Wiwid Abid Abadi








