Komisi III DPRD Sultra Apresiasi Kapolda Tindak Penambang Ilegal di Bumi Anoa


Kendari - Ketua Komisi III DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra), Suwandi Andi, mengapresiasi Kapolda Sultra, Irjen Pol Teguh Pristiwanto dalam memimpin anggotanya melakukan penertiban dan penindakan penambang ilegal di Bumi Anoa.
"Bagi kami di DPRD Sultra Komisi III yang tugas teknis kami di pertambangan, memberikan apresiasi yang tinggi kepada Pak Kapolda yang kita tahu persis di bulan ini luar biasa, dari kemarin, penertiban dan penangkapan aktivitas penambangan ilegal telah dilakukan," kata Suwandi Andi saat dihubungi Sultranesia, Selasa (8/11).
Menurut politisi PAN ini, penindakan harus dilakukan terhadap pelaku penambangan ilegal dimanapun dan siapapun orangnya.
"(Penambang ilegal) itu memang harus ditindaki, tidak boleh tidak. Siapapun dia. Ini bicara soal negara, kalau bicara soal negara tidak ada yang kebal hukum," ujar Suwandi.
"Karena ini kepentingan negara, kewenangan negara, mulai dari pemerintah pusat hingga provinsi, maka yang harus lebih getol mengawasi dan menindak kalau ada hal yang menyalahi aturan, maka wajarlah Polda Sultra sedang giat dan gencar menindak menangkap semua pelaku tambang ilegal," sambung dia.
Suwandi Andi bilang, penindakan terhadap penambang ilegal yang dilakukan Polda Sultra saat ini merupakan harapan masyarakat Bumi Anoa sejak lama.
"Ini harapan kita sudah sejak lama, bahwa harus ada penindakan secara tegas seperti ini, supaya menjadi efek jera kepada semua," katanya.
Suwandi Andi mengaku miris dengan kondisi Sultra yang memiliki sumber daya alam yang melimpah namun hanya dinikmati segelintir orang saja.
"Kasian negara kita ini, sumber daya alam daerah jita begitu melimpah tapi hanya sedikit saja orang yang menikmati. Bahkan yang banyak menikmati orang-orang dari luar Sultra, ini kan sayang sekali," imbuhnya.
Namun demikian, Suwandi mengingatkan agar Polda Sultra dalam menertibkan dan menindak penambang ilegal dilakukan sampai tuntas. Pelakunya harus dibawa ke meja pengadilan untuk mendapatkan hukuman yang setimpal.
"Untuk apa APH melakukan penindakan penangkapan kalau tidak sampai di meja persidangan. Saya kira ini penting untuk diperhatikan (Polda Sultra)," tegasnya.
Terakhir, Suwandi mengatakan apa yang dilakukan Polda Sultra di bawah komando Kapolda Irjen Pol Teguh Pristiwanto dalam menindak tambang ilegal harus didukung.
"Bagi kami ini sangat penting, sebagai putra daerah harus kita atensi, beri spirit Pak Kapolda (Sultra) untuk terus memimpin penertiban (tambang ilegal) ini," pungkasnya.
Editor: Wiwid Abid Abadi
Berita BerikutnyaKembangkan Kompetensi Anggota, SDM Polda Sultra Gelar Post Assessment
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







