Daerah  

Konawe Siaga Darurat Banjir, Rendam 14 Kecamatan dan Ribuan Jiwa Terdampak

Infografis bencana hidrometeorologi yang melanda 14 kecamatan di Konawe per Minggu (10/5/2026) malam. Foto: Dok. Instagram @bpbd_kab.konawe.

Konawe – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe resmi menetapkan status siaga darurat bencana banjir menyusul meluasnya dampak cuaca ekstrem di wilayah tersebut. Penetapan ini tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Bupati Konawe Nomor 100.3.3.2/279 Tahun 2026.

Berdasarkan data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Konawe hingga Minggu (10/5/2026) malam, tercatat sebanyak 14 kecamatan kini dalam kondisi terdampak.

Wilayah tersebut meliputi Uepai, Unaaha, Anggaberi, Wawotobi, Konawe, Wonggeduku, Onembute, Abuki, Lambuya, Lalonggasumeeto, Tongauna Utara, Tongauna, Kapoiala, hingga Meluhu.

Dampak material tercatat cukup signifikan, di mana sedikitnya 410 rumah warga tergenang air yang merugikan sekitar 1.673 jiwa.

Sektor pertanian juga terpukul hebat dengan terendamnya 254 hektare sawah dan 62 hektare perkebunan milik warga.

“BPBD Kabupaten Konawe terus melakukan pemantauan dan pendataan di wilayah terdampak bencana hidrometeorologi,” tulis rilis resmi BPBD Konawe.

Hingga saat ini, sebanyak 44 Kepala Keluarga (KK) dari Kelurahan Palarahi (Kecamatan Wawotobi) serta Desa Wukuaso dan Desa Dawidawi (Kecamatan Wonggeduku) terpaksa melakukan pengungsian mandiri ke rumah kerabat.

Meski demikian, kabar baik dilaporkan dari Kecamatan Anggaberi di mana air yang menggenangi rumah warga mulai surut, walaupun akses jalan di wilayah tersebut masih sulit dilalui.


Editor: Redaksi

error: Content is protected !!