Kendari – Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas I Molawe terus berupaya meningkatkan kolaborasi di sektor kepelabuhanan dan pertambangan di Sulawesi Tenggara (Sultra).
Langkah ini diwujudkan melalui kegiatan Coffee Morning yang melibatkan Satuan Kerja Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) se-Sultra, Kamis (21/5/2026).
Kepala KUPP Kelas I Molawe, Capt. Marsri Tulak R., hadir langsung memimpin diskusi bersama berbagai pemangku kepentingan.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh unsur ESDM, perusahaan surveyor, serta seluruh mitra kerja yang bergerak di sektor kepelabuhanan dan pertambangan.
Coffee morning ini menjadi forum strategis untuk mempererat sinergi serta membangun komunikasi yang harmonis antarinstansi.
Kolaborasi dinilai menjadi faktor krusial dalam mendukung kelancaran distribusi logistik dan aktivitas pertambangan yang berkelanjutan di wilayah Sulawesi Tenggara.
Selain memperkuat koordinasi, pertemuan ini juga menjadi ajang pembahasan berbagai masukan, ide, dan solusi terkait kendala di lapangan.
Hal ini dilakukan guna meningkatkan kualitas pelayanan publik di sektor kepelabuhanan yang menjadi pintu utama ekonomi daerah.
Dalam forum tersebut, ditekankan bahwa sinergi antarlembaga tidak hanya berdampak pada kelancaran operasional, tetapi juga aspek keselamatan pelayaran yang menjadi tanggung jawab utama Ditjen Hubla.
Diharapkan, melalui koordinasi yang berkelanjutan ini, tercipta iklim kerja yang lebih menjamin standar operasional yang ketat di area pelabuhan dan tambang.
Lalu memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku bagi seluruh mitra, serta meningkatkan standar layanan bagi pelaku industri di Sultra.
Pihak KUPP Molawe optimis bahwa penguatan koordinasi lintas sektor ini akan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah, sekaligus memastikan aktivitas industri pertambangan di Sulawesi Tenggara berjalan secara profesional dan berdaya saing.
Editor: Redaksi








