Kurir Sabu yang Ditangkap di Bandara Haluoleo Sudah Dua Kali Bawa Narkoba ke Sultra


Kendari - Pria asal Aceh bernama Zaidatul Hamdi (21) ditangkap di Bandara Haluoleo Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), karena kaedapatan membawa narkoba jenis sabu seberat 1 kilo gram lebih.
Usut punya usut, pelaku sudah dua kali menyeludupkan narkoba dari Aceh ke wilayah Sultra via bandara.
Sebelum tiba di Bandara Haluoleo Kendari, pelaku dari Aceh terbang melalui Bandara Internasional Kuala Namu, Deli Serdang, Sumatera Utara, transit ke Bandara Internasional Soekarno Hatta Tangerang.
Hal tersebut diungkapkan Dirresnarkoba Polda Sultra, Kombes Pol Bambang Tjahjo Bawono dalam rilis pers di Mapolda Sultra, Senin (6/2) pagi.
Bambang tak merinci berapa banyak sabu yang dibawa pertama kali ke Kendari pada awal Januari 2023 lalu oleh pelaku.
Bambang menyebut, pelaku merupakan kurir jaringan antar antar provinsi di Indonesia yang diperintah oleh seseorang dengan sistem perintah putus.
"Pelaku ini sebagai kurir dari jaringan yang di atasnya, kurir ini diperintahkan untuk mengatar barang ini ke wilayah kita. Sebelumnya sudah ada perjalanan juga, kira-kira awal Januari 2023, kemudian setelah berhasil (bawa sabu pertama ke Sultra) mereka (jaringannya) memerintah (Zaidatul) kembali ke Aceh dan meminta mengantar kembali narkoba jenis sabu ke Kendari," jelas Kombes Bambang.
"Kejadian ini sudah dua kali, tetapi untuk hal lolosnya barang tersebut di X-ray Bandara, nanti akan kami tanyakan ke petugas bandara bagaimana prosedurnya untuk pengamanan atau penyortiran barang-barang terkait narkoba. Karena ini sudah kejadian beberapa kali, bisa lolos, tindak lanjutnya kami akan berkerjasama koordinasi bagaimana cara prosdur pengamanan bandara kenapa bisa lolos," sambung Bambang.
Bambang mengatakan pihaknya sudah melakukan pemeriksaan intesif terhadap pelaku dan telah melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringannya.
Editor: Wiwid Abid Abadi
Berita BerikutnyaPatroli Polresta Kendari, Dua Pemuda Kedapatan Bawa Badik
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







