La Ode Darwin Bertekad Pulihkan Kejayaan Golkar Sultra: “Masa Kampung Ketum, Partainya Tidak Menang”

Ketua DPD Partai Golkar Sulawesi Tenggara, La Ode Darwin, memotong tumpeng pada malam puncak HUT ke-61 Partai Golkar di Kendari sebagai simbol rasa syukur dan tekad memulihkan kejayaan partai di Sultra. Foto: Dok. Sultranesia.com.

Kendari – Ketua DPD Partai Golkar Sulawesi Tenggara, La Ode Darwin, menegaskan ambisinya mengembalikan kejayaan partai berlambang beringin itu di Bumi Anoa. Tekad tersebut ia suarakan pada malam puncak HUT ke-61 Partai Golkar yang digelar serentak secara nasional, Jumat (5/12).

Di Kendari, perayaan berlangsung khidmat melalui agenda “Doa untuk Bangsa” yang diikuti jajaran pengurus DPD bersama Hery Asiku, Abu Hasan, serta sejumlah petinggi partai lainnya. Sekitar 100 anak panti asuhan dan pesantren turut hadir, menjadi bagian dari doa bersama bagi para korban bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Dalam sambutannya, Darwin mengingatkan masa kejayaan Golkar di Sultra, termasuk kemenangan besar pada Pemilu 1997. Ia menilai kejayaan itu bukan sekadar catatan sejarah, tetapi target yang harus dikembalikan.

“Provinsi Sulawesi Tenggara ini memang kita tahu bersama bahwa di masa-masa jayanya yang lalu menjadi idola masyarakat Sulawesi Tenggara,” ujarnya.

Darwin menegaskan, kemenangan ke depan hanya dapat dicapai jika seluruh kader bergerak solid dan menghapus rivalitas internal. Ia menekankan pentingnya konsolidasi menyeluruh demi kemenangan Pilcaleg dan Pilkada berikutnya.

“Ini yang menjadi tugas kita ke depan dan kita berharap mudah-mudahan di bawah kepemimpinan saya dan teman-teman yang lain bahwa kita bersama-sama bergerak dan solid untuk bagaimana memenangkan partai-partai memenangkan Partai Golkar ke depannya dalam memenangkan momen politik baik itu pilcaleg dan pilkada ke depan,” tambahnya.

Sebagai Bupati Muna Barat sekaligus pimpinan Golkar Sultra, Darwin menyampaikan komitmennya kepada Ketua Umum DPP Golkar, Bahlil Lahadalia, yang ia sebut sebagai putra daerah Sultra. Di hadapan para kader, ia menegaskan tekadnya merebut kemenangan.

“Saya sudah berkomitmen dan berjanji kepada beliau bahwa saya akan fokus betul untuk memenangkan Partai Golkar di Sulawesi Tenggara (Sultra). Kalau beliau punya kampung di Sulawesi Tenggara, masa partai kita tidak menang. Insya Allah pasti menang,” katanya.

Ia juga menyerukan penghapusan sekat-sekat organisasi yang selama ini melemahkan pergerakan partai.

“Kita tidak ada lagi sekat-sekat dan kelompok-kelompok. Sekarang kita bersatu, berpikir bagaimana membangun partai ini,” tegasnya.

Di hadapan kader, Darwin memperkenalkan strategi baru yang menggabungkan pendekatan politik dan spiritual. Ia menginstruksikan agar setiap DPD II menyelenggarakan kegiatan keagamaan secara berkala.

“Di setiap DPD II itu harus ada kegiatan yang berhubungan dengan keagamaan. Misalnya sebulan sekali atau dua bulan sekali ada zikir atau doa bersama yang diselenggarakan. Kita tidak selamanya akan sukses kalau hanya berusaha tanpa berdoa,” jelasnya.

Melalui konsolidasi ketat, penyatuan internal, dan pendekatan spiritual, Darwin menyatakan optimisme bahwa Golkar Sultra akan kembali berdiri sebagai kekuatan utama politik di Sultra.


Editor: Redaksi

error: Content is protected !!