Makelar Kasus dalam Korupsi PT Antam Konut Terima Rp 6 M dari Istri Tersangka


Kendari - Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara kembali menetapkan satu tersangka dalam penyidikan kasus dugaan korupsi pertambangan di wilayah IUP PT Antam UPBN Konawe Utara.
Dia adalah seorang wanita bernama Amelia Sabar. Berbeda dengan tersangka lain, Amelia ditetapkan sebagai tersangka kasua dugaan menghalangi proses penyidikan.
Dia dijerat dengan Pasal 21 Undang-undang RI Nomor 20 Tahun 2001 Jo Undang-undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.
Asisten Bidang Intelijen Kejati Sultra, Ade Hermawan, menjelaskan, tersangka Amel menjanjikan bisa mengurus dan mencabut status tersangka Direktur PT Kabaena Kromit Pratama, Andi Adriansyah, dengan cara menemui pimpinan kejaksaan.
"Tersangka (AS) meminta dan menerima uang sekitar Rp 6 M dari istri tersangka AA (Andi Adriansyah) pada medio Juli 2023 di salah satu tempat di Jakarta Selatan," jelas Ade dalam keterangannya, Jumat (18/8).
Ade mengungkapkan, upaya tersangka AS untuk menemui pimpinan kejaksaan baik di pusat maupun daerah tidak pernah diterima. Kemudian, uang Rp 6 M tersebut digunakan tersangka untuk keperluan pribadinya.
Setelah diamankan dan diperiksa di Gedung Bundar Kejaksaan Agung pada 17 Agustus 2023, AS ditetapkans sebagai tersangka dan langsung ditahan.
"Untuk tersangka langsung dilakukan penahanan di rutan untuk kepentingan penyidikan selama 20 hari ke depan," tutup Ade.
Editor: Wiwid Abid Abadi
Berita BerikutnyaASR Sumbangkan 22 Ambulans Gratis untuk Warga di 17 Daerah di Sultra
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Polresta Kendari Segel 8 Outlet BRILink Terkait Kasus Penipuan Investasi Rp3,8 Miliar
Kendari - Delapan outlet BRILink di Kecamatan Konda dan Onewila, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), disegel polisi terkait kasus dugaan penipuan dan atau penggelapan investasi usaha…
Pelantikan Serentak Pengurus Golkar se-Sultra Dipastikan Digelar 1 November di Kolaka
Kendari - Pelantikan serentak pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan DPD II kabupaten/kota se-Sultra dipastikan berlangsung di Kabupaten Kolaka pada Minggu (1/11/2026). Ketua DPD Partai…
Tak Sampai 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan di BTN Djavino Kendari
Kendari - Satreskrim Polresta Kendari berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan seorang pekerja bangunan di kawasan BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Pelaku diamankan hanya beberapa…
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di BTN Djavino, Begini Awal Perselisihan Korban dan Pelaku
Kendari – Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/10/2026), dipastikan menjadi korban pembunuhan. Sebelum kejadian, korban dan terduga…







