Muscab Perdana Hiswana Migas Sultra Kepulauan Digelar di Baubau, Ini Target Besarnya

Asisten I Setda Kota Baubau, La Ode Aswad, saat melakukan pemukulan gong sebagai tanda dibukanya Musyawarah Cabang (Muscab) I DPC IX Hiswana Migas Sultra Kepulauan di Baubau, Selasa (5/8). Foto: Dok. Istimewa.

Baubau – Musyawarah Cabang (Muscab) I Dewan Pimpinan Cabang (DPC) IX Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Sulawesi Tenggara (Sultra) Kepulauan resmi digelar di Kota Baubau, Selasa (5/8).

Forum ini menandai pemekaran dari DPC IV Sultra sekaligus mengukuhkan terbentuknya DPC baru yang membawahi delapan kabupaten/kota di wilayah kepulauan Sultra.

Asisten I Setda Kota Baubau, La Ode Aswad, yang membuka acara secara resmi, menegaskan pentingnya kehadiran DPC IX sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat distribusi energi dan kontribusi sosial.

“Dibentuknya DPC IX Hiswana Migas diharapkan dapat memperkuat kemitraan strategis antara sektor usaha migas dan pemerintah daerah, serta meningkatkan kontribusi terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar,” ujarnya.

Ia juga menautkan kehadiran DPC baru ini dengan visi besar Kota Baubau.

“Ini mendukung visi Baubau sebagai kota berbudaya yang ramah, cerdas, sejahtera, dan bermartabat. Terlebih, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Baubau mengusung semangat kerja bersama,” lanjutnya.

DPC IX Hiswana Migas Sultra Kepulauan akan menaungi wilayah kerja yang meliputi Kabupaten Muna, Muna Barat, Buton Tengah, Buton Utara, Buton Selatan, Kota Baubau, Kabupaten Buton, dan Wakatobi.

Ketua Panitia Muscab, Rafiudin, menjelaskan bahwa pembentukan DPC baru bertujuan memperkuat sinergi antara pelaku usaha migas dan pemerintah, terutama dalam hal distribusi BBM, LPG, dan penguatan ekonomi di wilayah kepulauan.

“Hiswana Migas mencakup pengusaha SPBU, SPBU nelayan, SPBU Mini, SPBU Kompak (dulunya APMS), transporter, agen minyak tanah, serta gas LPG. Semua yang terkait minyak dan gas masuk dalam Hiswana Migas,” terangnya.

La Ode Aswad juga menekankan bahwa selain sebagai mitra PT Pertamina, Hiswana Migas diharapkan mampu mendukung berbagai program nasional dan daerah.

“Selama ini PT Pertamina telah banyak berkontribusi melalui dana CSR. Kita harapkan Hiswana Migas, melalui keanggotaannya, juga bisa memberi kontribusi nyata kepada wilayah sekitar, sesuai dengan AD/ART organisasi,” katanya.

Ia bahkan menyarankan agar identitas lokal turut diakomodasi dalam aktivitas organisasi.

“Dalam rangka mengakomodir kearifan lokal, tidak ada salahnya jika dalam setiap kegiatan, anggota mengenakan kampurui atau kerah baju seragam Hiswana Migas Sultra Kepulauan menggunakan motif kain tenun Buton,” usulnya.

Pembukaan Muscab I DPC IX Hiswana Migas Sultra Kepulauan ditandai dengan pemukulan gong oleh La Ode Aswad, didampingi Asisten III Setda Buton, La Ode Muhidin Mahmud.

Forum ini turut dihadiri Ketua DPC IV Hiswana Migas Sultra, Rachman Siswanto L; Ketua DPD VII Hiswana Migas Sulawesi, Muh Hasbidin; Ketua DPP Hiswana Migas, Rachmad Muhamaadiyah; serta Region Manager Retail Sales Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, I Gusti Bagus Suteja.


Editor: Redaksi

error: Content is protected !!