Patroli Tipidter Polda Sultra Temukan Aktivitas Diduga Ilegal Mining di Konut

Tim patroli Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Sultra. Foto: Dok. Sultranesia.com.

Kendari – Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) intens melakukan patroli ke wilayah-wilayah di Bumi Anoa yang terindikasi banyak terjadi ilegal mining.

Benar saja, patroli yang dilakukan tim satu dan dua pada Rabu, 19 Oktober 2022 lalu menemukan adanya aktivitas diduga ilegal mining di wilayah Boenaga, Kecamatan Lasolo Kepulauan, Konawe Utara (Konut).

“Pada saat tim patroli di kawasan Boenaga, kami menemukan aktivitas yang patut dicurigai ilegal mining,” kata Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Sultra, AKBP Priyo Utomo, Senin (24/10).

Aktivitas di lokasi tersebut kemudian dihentikan, sejumlah alat berat yang digunakan di police line, dan sejumlah saksi dimintai keterangan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

“Aktivitas itu (diduga ilegal mining) dilakukan PT DMN dengan inisial pemiliknya adalah SP. Saat ini kami masih pengembangan guna penyelidikan lebih lanjut,” ungkap Priyo.

“Perkara tersebut masih dalam proses penyelidikan untuk kita lengkapi unsur-unsur dan bukti yang ada, apabila nanti terbukti kegiatan tersebut adalah ilegal mining, maka akan diproses hukum lebih lanjut,” sambungnya.

Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Sultra, AKBP Priyo Utomo. Foto: Dok. Sultranesia.com.

Bentuk Empat Tim Patroli Mining

Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Sultra terus memaksimalkan patroli mining sebagai tindak lanjut dari perintah dan atensi pimpinan Polri dalam mencegah dan menindak ilegal mining.

“Dalam menindak lanjuti perintah dan atensi pimpinan Polri, Subdit IV Tipidter Ditreakrimsus Polda Sultra dalam minggu ini dan seterusanya telah melaksanakan patroli pertambangan untuk mencegah terjadinya penambangan liar yang tidak dilengkapi dengan dokumen-dokumen yang sah,” jelas AKBP Priyo Utomo.

Tim Patroli Tipidter Polda Sultra saat mengamankan alat berat diduga digunakan penambangan ilegal. Foto: Dok. Istimewa.

Untuk memaksimalkan patroli tersebut, Tipidter membentuk empat tim, yang terdiri dari tim satu, dua, tiga dan empat. Masing-masing tim bergerak tunggal, ada pula tim gabungan karena mengingat kondisi wilayah yang ada di lokasi-lokasi yang terindikasi terjadi banyak ilegal mining sulit dijangkau.

Tim satu dan dua, jelas Priyo, melakukan dilakukan patroli di wilayah Konawe Utara, mulai dari kawasan Mandiodo, Marombo, Boenaga dan sekitarnya.

“Saat patroli di Konawe Utara ini lah tim menemukan aktivitas yang patut dicurigai ilegal mining,” katanya.

Tim tiga melakukan patroli di wilayah Kolaka. Di Kolaka tim tidak menemukan adanya aktivitas ilegal mining. Situasi juga kondusif, dan tidak ditemukan pelanggaran.

Tim empat melakukan patroli di Kolaka Utara di wilayah Totallang hinghlga Batu Putih. “Di sana tim juga tidak menemukan adanya kegiatan ilegal mining,” kata mantan Kanit Resmob Polda Jateng ini. Tim kemudian melanjutkan patroli di wilayah Konawe Selatan dan sekitarnya.

Setelah tim kembali dari patroli, kata Priyo, pihaknya kemudian menngumpulkan tim untuk melakukan analisa dan evaluasi, serta dilakukan perbaikan apa-apa yang perlu dibenahi, agar ke depan kegiatan patroli lebih fokus, evektif dan evisien.


Editor: Wiwid Abid Abadi

error: Content is protected !!