Pelanggaran Disiplin Kerja, Pemkot Kendari Panggil 6 ASN untuk Disidang


Kendari - Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari mengambil langkah tegas untuk menjaga integritas dan profesionalisme aparatur sipil negara (ASN).
Majelis Kode Etik Pemkot Kendari menggelar sidang pelanggaran disiplin terhadap enam orang ASN yang diduga melanggar ketentuan jam kerja, Rabu (24/6/2026).
Sidang ini merupakan tindak lanjut atas dugaan pelanggaran Pasal 4 huruf f Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.
Aturan tersebut secara jelas mengatur kewajiban ASN untuk masuk kerja dan menaati ketentuan jam kerja yang berlaku.
Dari total enam ASN yang dipanggil, sebanyak lima orang hadir untuk memberikan klarifikasi langsung di hadapan Majelis Kode Etik.
Sementara itu, satu ASN lainnya tidak memenuhi panggilan tersebut.
Bagi ASN yang mangkir, pihak pemerintah dipastikan akan melayangkan surat pemanggilan kedua sesuai dengan mekanisme peraturan yang berlaku.
Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, menegaskan bahwa pelaksanaan sidang ini merupakan bukti keseriusan pemerintah daerah dalam menegakkan aturan.
Menurutnya, masalah ketidakhadiran dan pengabaian jam kerja bukanlah hal sepele, melainkan persoalan serius yang langsung berdampak pada kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.
“Sidang disiplin ini diharapkan dapat memberikan efek jera kepada ASN yang melakukan pelanggaran sehingga tidak mengulangi perbuatannya di kemudian hari,” ujar Amir Hasan.
Ia kembali menekankan bahwa setiap ASN memiliki tanggung jawab besar untuk menjalankan tugas sesuai dengan ketentuan undang-undang.
Pemkot Kendari akan terus melakukan pembinaan sekaligus penegakan disiplin secara konsisten tanpa pandang bulu.
Bagi ASN yang terbukti melakukan pelanggaran disiplin berat, pemerintah siap memberikan sanksi tegas sesuai dengan tingkat pelanggaran dan hasil pemeriksaan majelis.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemkot Kendari untuk membangun budaya kerja yang profesional, akuntabel, dan selalu berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Editor: Redaksi
Berita BerikutnyaSeleksi Terbuka JPT Pratama Pemkab Busel Masuki Tahapan Assessment Center
Baca Juga
Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Ini Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!
Kendari - Pernah membayangkan memiliki smartphone dengan performa tinggi, kamera profesional, dan baterai yang mampu menemani aktivitas sepanjang hari? Kehadiran Promo 11.11 dari Blibli Histeria bisa menjadi momen…
Mantan Karutan Kendari Herianto Raih Doktor dengan IPK Sempurna 4,00 di UHO
Kendari – Mantan Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Kendari, Herianto, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen di Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara,…
Darwin Ajak Empat Pilar Budaya Bersatu, Peringatkan Provokasi Antarsuku di Sultra
Kendari – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Darwin, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berpotensi memicu konflik antarsuku dan…
Mahasiswa Geruduk Rektorat UHO, Desak Audit Dana Penelitian dan Evaluasi Dekan FISIP
Kendari – Aliansi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) mendesak Rektor UHO, Prof. Takdir Saili, mengaudit pengelolaan dana penelitian mahasiswa tahun anggaran…
La Ode Darwin Sapa Warga Muna di Morowali, Ini Pesan Pentingnya untuk Perantau
Morowali – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026–2031, La Ode Darwin, menyapa masyarakat Muna di Kabupaten Morowali dalam perayaan Hari Ulang Tahun…
Basarnas Kendari Latih 70 Pegawai dan Warga Binaan Lapas Perempuan Hadapi Bencana
Kendari – Sebanyak 70 pegawai dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Kendari mengikuti simulasi penanggulangan bencana dan evakuasi darurat bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)…







