Daerah  

Pemkot Baubau Beri Lampu Hijau, Peningkatan Status Pos SAR Jadi Prioritas

Pertemuan silaturahmi antara jajaran Pos SAR Baubau dipimpin Kepala DanPOS SAR Baubau, Yayan La Ihu dengan Wakil Wali Kota Baubau, Wa Ode Hamsinah Bolu pada Selasa (12/05/2026). Foto: Dok. Istimewa.

Baubau – Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau menyatakan komitmen penuh untuk mendukung peningkatan status kelembagaan Pos SAR Baubau menjadi Kantor SAR.

Langkah strategis ini bertujuan untuk mengoptimalkan pelayanan pencarian dan pertolongan (SAR), terutama mengingat karakteristik Baubau sebagai daerah kepulauan yang memiliki risiko tinggi di wilayah perairan.

Dukungan tersebut mengemuka dalam pertemuan silaturahmi antara jajaran Pos SAR Baubau dipimpin Kepala DanPOS SAR Baubau, Yayan La Ihu dengan Wakil Wali Kota Baubau, Wa Ode Hamsinah Bolu pada Selasa (12/05/2026).

Pertemuan ini juga didampingi oleh Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan, Politik, dan Hukum, Moh. Tasdik.

Moh. Tasdik, menegaskan bahwa penguatan institusi SAR di wilayahnya merupakan kebutuhan yang sangat mendesak.

“Penguatan kelembagaan SAR akan menjamin respons penyelamatan yang lebih cepat dan optimal bagi masyarakat di daerah kepulauan ini,” ujarnya seperti dikutip dari laman Pemkot Baubau.

Secara regulasi, peluang peningkatan status ini terbuka lebar menyusul evaluasi terhadap Peraturan Badan Nasional Nomor 19 Tahun 2014.

Kepala DanPOS SAR Baubau, Yayan La Ihu, menjelaskan bahwa tingginya intensitas operasi di Selat Buton dan Laut Banda menjadi alasan krusial perlunya kantor SAR yang lebih definitif di Baubau.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemkot Baubau kini tengah merampungkan draf surat rekomendasi resmi.

Dokumen tersebut dijadwalkan akan ditandatangani langsung oleh Wali Kota Baubau segera setelah kembali dari agenda dinas luar daerah.

Peningkatan status ini diyakini akan berdampak signifikan pada penambahan jumlah personel serta ketersediaan alat utama (Alut) yang lebih mumpuni di masa depan.


Editor: Redaksi

error: Content is protected !!