Pemkot Kendari Bakal Tertibkan Parkir dan Relokasi Pedagang di Kawasan TPI Sodoha


Kendari - Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari berencana menata parkir sekaligus menertibkan aktivitas pedagang di kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Sodoha.
Kebijakan ini diambil sebagai upaya mengurai kemacetan yang kerap terjadi, khususnya pada akhir pekan, akibat padatnya aktivitas jual beli serta parkir kendaraan di bahu dan median jalan.
Rencana penataan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, dan dihadiri unsur Forkopimda, Dinas Perhubungan, Satpol PP, PD Pasar, camat dan lurah setempat, serta instansi terkait lainnya, Selasa (27/1).
Dalam rapat itu, Wakil Wali Kota menegaskan bahwa langkah penertiban tidak dimaksudkan untuk mematikan mata pencaharian pedagang. Pemerintah, kata dia, justru ingin menciptakan ketertiban dan kelancaran lalu lintas demi kenyamanan masyarakat secara luas.
"Kita tidak melarang orang berjualan, karena itu adalah kehidupan. Yang kita tertibkan adalah aktivitas yang menyebabkan kemacetan dan mengganggu kepentingan umum. Pemerintah hadir untuk mengatur sekaligus menyiapkan solusi," tegas Wakil Wali Kota.
Ia menekankan, aktivitas berdagang tetap diperbolehkan, namun harus dilakukan di tempat yang tidak mengganggu kepentingan umum. Pemerintah hadir untuk mengatur sekaligus menyiapkan solusi agar roda perekonomian tetap berjalan seiring terciptanya ketertiban.
Sebagai bentuk solusi, Pemkot Kendari menyiapkan skema relokasi pedagang ke Pasar Kota Kendari yang masih memiliki ketersediaan lapak. Untuk meringankan beban pedagang, pemerintah memberikan kompensasi berupa pembebasan biaya sewa lapak selama satu bulan pertama.
Kebijakan tersebut diharapkan memberi ruang adaptasi bagi pedagang untuk menata kembali usahanya, melakukan promosi, serta menarik kembali pelanggan di lokasi yang lebih tertib dan representatif.
Selain penyiapan lokasi relokasi, camat dan lurah setempat juga diminta melakukan pendataan menyeluruh terhadap seluruh pedagang yang selama ini berjualan di median jalan, trotoar, dan bahu jalan di kawasan TPI Sodoha.
Data tersebut akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam menyiapkan jumlah lapak di Pasar Kota Kendari agar proses relokasi dapat berjalan lancar tanpa menimbulkan persoalan baru.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaPenyalahgunaan Ratusan Tabung Gas LPG Subsidi 3 Kg di Sultra Dibongkar Polisi
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Polresta Kendari Segel 8 Outlet BRILink Terkait Kasus Penipuan Investasi Rp3,8 Miliar
Kendari - Delapan outlet BRILink di Kecamatan Konda dan Onewila, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), disegel polisi terkait kasus dugaan penipuan dan atau penggelapan investasi usaha…
Pelantikan Serentak Pengurus Golkar se-Sultra Dipastikan Digelar 1 November di Kolaka
Kendari - Pelantikan serentak pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan DPD II kabupaten/kota se-Sultra dipastikan berlangsung di Kabupaten Kolaka pada Minggu (1/11/2026). Ketua DPD Partai…
Tak Sampai 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan di BTN Djavino Kendari
Kendari - Satreskrim Polresta Kendari berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan seorang pekerja bangunan di kawasan BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Pelaku diamankan hanya beberapa…
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di BTN Djavino, Begini Awal Perselisihan Korban dan Pelaku
Kendari – Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/10/2026), dipastikan menjadi korban pembunuhan. Sebelum kejadian, korban dan terduga…







