Pemkot Kendari Gandeng Aparat Hukum Tangani Kasus Kekerasan Perempuan-Anak


Kendari - Pemerintah Kota Kendari memperkuat langkah penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak dengan menggandeng Aparat Penegak Hukum (APH) melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di Ruang Samaturu Balai Kota Kendari, Senin (13/10).
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, SKM, mengatakan kerja sama ini merupakan bentuk sinergi lintas sektor dalam menciptakan Kota Layak Anak yang aman dan inklusif. MoU tersebut melibatkan kepolisian dan kejaksaan Kota Kendari dengan tema “Memperkuat Sinergi dan Kolaborasi serta Membangun Komitmen Bersama.”
Menurut Siska, kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak tidak bisa ditangani secara parsial, melainkan harus menggunakan pendekatan terpadu dan berkelanjutan.
“Kekerasan terhadap perempuan dan anak adalah pelanggaran hak asasi manusia yang berdampak serius terhadap kesehatan fisik, mental, dan masa depan korban,” ujarnya.
Ia juga menyoroti turunnya predikat Kota Kendari dalam penilaian penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Jika sebelumnya berpredikat Madya, tahun ini turun menjadi Nindya.
“Ini menjadi perhatian kita semua. Kita harus bangkit bersama agar penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak kembali optimal,” tegasnya.
Melalui kerja sama ini, Pemkot Kendari bersama APH dan lembaga layanan akan membangun sistem penanganan yang lebih responsif, terkoordinasi, dan berkeadilan. Siska berharap, setiap laporan kekerasan dapat segera ditindaklanjuti, serta korban mendapatkan perlindungan maksimal.
“Tanggung jawab ini bukan hanya milik pemerintah, tetapi seluruh elemen masyarakat,” tambahnya.
Wali Kota juga menekankan pentingnya memperkuat indikator Kota Layak Anak, seperti pelibatan anak dalam pengambilan keputusan, pengasuhan keluarga yang aman, akses terhadap pendidikan dan kesehatan, serta perlindungan dari segala bentuk kekerasan dan eksploitasi.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaPemprov Sultra Resmi Cabut Laporan Polisi terhadap Mahasiswa di Jakarta
Baca Juga
Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Ini Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!
Kendari - Pernah membayangkan memiliki smartphone dengan performa tinggi, kamera profesional, dan baterai yang mampu menemani aktivitas sepanjang hari? Kehadiran Promo 11.11 dari Blibli Histeria bisa menjadi momen…
Mantan Karutan Kendari Herianto Raih Doktor dengan IPK Sempurna 4,00 di UHO
Kendari – Mantan Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Kendari, Herianto, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen di Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara,…
Darwin Ajak Empat Pilar Budaya Bersatu, Peringatkan Provokasi Antarsuku di Sultra
Kendari – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Darwin, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berpotensi memicu konflik antarsuku dan…
Mahasiswa Geruduk Rektorat UHO, Desak Audit Dana Penelitian dan Evaluasi Dekan FISIP
Kendari – Aliansi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) mendesak Rektor UHO, Prof. Takdir Saili, mengaudit pengelolaan dana penelitian mahasiswa tahun anggaran…
La Ode Darwin Sapa Warga Muna di Morowali, Ini Pesan Pentingnya untuk Perantau
Morowali – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026–2031, La Ode Darwin, menyapa masyarakat Muna di Kabupaten Morowali dalam perayaan Hari Ulang Tahun…
Basarnas Kendari Latih 70 Pegawai dan Warga Binaan Lapas Perempuan Hadapi Bencana
Kendari – Sebanyak 70 pegawai dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Kendari mengikuti simulasi penanggulangan bencana dan evakuasi darurat bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)…







