Kendari – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Transnaker) menggandeng 31 perusahaan untuk membuka 1.678 lowongan kerja melalui kegiatan Sultra Job Fair 2025. Ajang bursa kerja ini digelar selama tiga hari hingga 14 November 2025 di Kendari.
Kepala Dinas Transnaker Sultra, Ali Haswandy, mengatakan kegiatan ini merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam memperluas kesempatan kerja sekaligus menekan angka pengangguran di Sultra.
“Ini bagian dari Program Samudra atau Semua Dapat Kerja yang kami jalankan sejak awal tahun. Tahun ini ada 31 perusahaan bergabung dengan total 1.678 lowongan. Kami memfasilitasi agar pencari kerja bisa langsung bertemu dengan perusahaan,” ujar Ali Haswandy, dikutip dari Antara.
Ia menjelaskan, selain membuka bursa kerja, Program Samudra juga mencakup berbagai pelatihan peningkatan kompetensi tenaga kerja, termasuk pelatihan bagi calon pekerja migran.
Kegiatan ini dilaksanakan melalui kerja sama dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) serta Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI).
Menurutnya, kolaborasi tersebut penting agar tenaga kerja asal Sultra memiliki daya saing tinggi dan mampu bekerja sesuai prosedur yang legal.
“Program ini diarahkan agar masyarakat bisa bekerja sesuai minat dan keahlian masing-masing, dengan proses yang benar dan terukur,” jelasnya.
Ali menambahkan, kegiatan Sultra Job Fair tidak hanya digelar sekali, melainkan akan berlangsung secara berkelanjutan sepanjang tahun, menyesuaikan kebutuhan rekrutmen perusahaan yang beroperasi di daerah.
“Harapannya, semakin banyak kesempatan kerja yang terbuka dan angka pengangguran di Sultra bisa terus berkurang,” katanya.
Ia menegaskan, penyelenggaraan Job Fair ini menjadi bentuk komitmen Pemprov Sultra dalam mempermudah akses masyarakat terhadap lapangan kerja yang layak dan sesuai kompetensi.
Editor: Redaksi








