News  

Pemprov Sultra Siapkan 7.800 Tiket Kapal Mudik Gratis untuk Lebaran 2026

Kapal Exspres Cantika, salahsatu armada yang disiapkan untuk mudik gratis Lebaran 2026. Foto: Dok. FB Exspres Cantika.

Kendari – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali menghadirkan program mudik gratis angkutan laut bagi masyarakat kepulauan menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi. Sebanyak 7.800 tiket kapal disiapkan untuk mendukung kelancaran arus mudik dan membantu meringankan biaya perjalanan warga.

Kepala Dinas Perhubungan Sultra, Muhammad Rajulan, mengatakan program ini merupakan kebijakan strategis Gubernur Sultra Andi Sumangerukka yang telah berjalan sejak tahun lalu.

“Kebijakan mudik gratis ini adalah bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat, khususnya yang berada di wilayah kepulauan. Ini juga menjadi kelanjutan dari program tahun sebelumnya,” ujar Rajulan di Kendari dilansir dari Antarasultra, Sabtu (28/2)

Menurutnya, program tersebut telah diusulkan ke Kementerian Perhubungan RI dan mendapat persetujuan. Kuota 7.800 tiket gratis itu melayani dua rute utama, yakni Kendari-Raha pulang pergi dan Kendari-Baubau pulang pergi.

Armada yang disiapkan meliputi KM Express Bahari 6E, KM Express Bahari 5E, KM Express Cantika 168, serta KM Express Priscilia 88.

Rajulan menegaskan, program ini tidak hanya bertujuan membantu masyarakat dari sisi biaya, tetapi juga memastikan layanan transportasi laut yang aman, nyaman, tertib, dan terjangkau selama momentum Lebaran.

Selain menyiapkan mudik gratis via laut, Pemprov Sultra juga memperketat pengawasan angkutan darat melalui inspeksi keselamatan atau ramp check. Pemeriksaan telah dilakukan di Terminal Tipe A Puuwatu, meski terminal tersebut berada di bawah kewenangan pemerintah pusat.

“Pemprov tetap menjadi leading sector dalam koordinasi kegiatan pengawasan ini,” jelasnya.

Dalam ramp check, petugas memeriksa kondisi teknis kendaraan seperti sistem pengereman, kemudi, ban, lampu, serta perlengkapan keselamatan seperti alat pemadam api ringan (APAR) dan palu pemecah kaca. Kelengkapan administrasi kendaraan, mulai dari STNK, bukti uji KIR, hingga kartu pengawasan, juga tak luput dari pemeriksaan.

Tak hanya itu, kesiapan fisik dan mental pengemudi turut menjadi perhatian. Pemeriksaan dilakukan dengan melibatkan Polda Sultra dan PT Jasa Raharja guna memastikan perlindungan maksimal bagi penumpang.

Rajulan menyebutkan, ramp check lanjutan dijadwalkan berlangsung di Terminal Baruga, Kendari. Ia mengimbau para operator angkutan umum agar kooperatif serta meminta masyarakat memilih angkutan resmi yang telah dinyatakan laik jalan.

“Dengan kolaborasi semua pihak, kita berharap arus mudik Lebaran di Bumi Anoa berjalan aman, nyaman, dan tertib,” tutupnya.


Editor: Muh Fajar

error: Content is protected !!