Jakarta – Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dari 17 kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi dilantik dalam prosesi pelantikan serentak pengurus DPC PKB se-Indonesia yang digelar di kawasan bersejarah Kota Tua, Jakarta, Rabu (22/7/2026).
Pelantikan berlangsung semarak dengan nuansa budaya. Seluruh peserta mengenakan pakaian adat dari daerah masing-masing sebagai simbol keberagaman dan komitmen PKB dalam menjaga serta melestarikan budaya Nusantara.
Jajaran Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Sultra turut tampil mengenakan busana adat khas daerah. Ketua DPW PKB Sultra, Jaelani, mengenakan pakaian adat Tolaki. Sekretaris DPW PKB Sultra, Al Rasyid Tamil, tampil dengan busana adat Muna, sementara Ali Mardan mengenakan pakaian adat khas Buton.
Keberagaman busana adat yang dikenakan para pengurus menjadi representasi persatuan masyarakat Sulawesi Tenggara sekaligus memperlihatkan kekayaan budaya daerah di panggung nasional.
Pelantikan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-28 PKB yang mengusung tema “Arah Baru Amanat Ekonomi Konstitusi”, sebagai komitmen partai dalam mendorong arah kebijakan ekonomi yang berpihak kepada rakyat.
Usai pelantikan, Jaelani, menegaskan pentingnya memperkuat soliditas organisasi di seluruh tingkatan kepengurusan.
Menurutnya, kekuatan partai bergantung pada kekompakan dan sinergi antarstruktur dalam menjalankan agenda kerakyatan.
“Kekuatan utama struktur partai ada pada soliditas pengurus di semua tingkatan. Kita harus terus bergerak secara terorganisir dan padu dalam mengawal agenda-agenda kerja kerakyatan,” ujarnya.
Selain soliditas, Jaelani juga menekankan pentingnya menerapkan konsep politik kehadiran (politics of presence), yakni politik yang hadir dan berpihak pada kebutuhan masyarakat.
Ia menegaskan, kader PKB tidak boleh hanya hadir saat momentum pemilu, tetapi harus terus berada di tengah masyarakat untuk mendengar, memahami, dan memperjuangkan aspirasi warga.
“Politik kehadiran adalah komitmen moral dan kerja nyata kita. Setiap pengurus dan kader harus memastikan PKB selalu hadir dan menjadi solusi atas setiap persoalan masyarakat Sulawesi Tenggara,” tegasnya.
Pelantikan serentak tersebut menjadi momentum awal bagi jajaran DPC PKB se-Sultra untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus memantapkan kerja-kerja politik dan pengabdian kepada masyarakat di seluruh wilayah Bumi Anoa.
Editor: Redaksi








