Penipuan Online di Sultra Kian Marak, 943 Kasus Terjadi dalam 4 Tahun Terakhir


Kendari – Tren kejahatan siber di Sulawesi Tenggara (Sultra) menunjukkan angka yang mengkhawatirkan. Berdasarkan data Subdit V Tipidsiber Ditreskrimsus Polda Sultra, tercatat sebanyak 943 kasus penipuan online telah ditangani dalam kurun waktu sejak 2022 hingga Mei 2026.
Kanit 1 Unit 2 Subdit V Tipidsiber Ditreskrimsus Polda Sultra, AKP Asfandy mengungkapkan peningkatan ini seiring dengan masifnya pemanfaatan teknologi digital oleh pelaku kejahatan.
"Jumlah kasus penipuan online terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada 2022 tercatat 122 kasus, naik menjadi 144 kasus pada 2023, kemudian melonjak ke 259 kasus pada 2024, dan mencapai 347 kasus pada 2025. Sementara hingga Mei 2026, sudah ada 71 kasus," ujar AKP Asfandy, Senin (1/6/2026).
Data kepolisian menunjukkan bahwa Marketplace Facebook menjadi modus paling dominan dengan persentase 44 persen.
Pelaku sering berkedok sebagai penjual fiktif, tidak mengirimkan barang setelah pembayaran, atau memaksa transaksi di luar sistem keamanan platform.
Secara keseluruhan, Facebook juga menjadi media utama yang digunakan pelaku untuk menjerat korban (35 persen), disusul oleh WhatsApp (20 persen), Telegram (14 persen), Instagram (12 persen), telepon (10 persen), dan SMS (9 persen).
Selain penipuan jual-beli, modus lain yang kerap menyasar masyarakat adalah investasi bodong (28 persen) dengan janji keuntungan tidak wajar, serta phishing atau pencurian data melalui tautan palsu (18 persen).
Data Tipidsiber Polda Sultra memetakan profil korban yang paling rentan:
- Kelompok Usia: Rentang 36–45 tahun menjadi korban terbanyak (130 orang), disusul usia 46–55 tahun (110 orang).
- Jenis Kelamin: Perempuan (53 persen) lebih dominan dibanding laki-laki (47 persen).
- Pekerjaan: Wiraswasta (105 orang), karyawan swasta (90 orang), dan pelajar/mahasiswa (75 orang).
- Pendidikan: Korban dengan latar belakang pendidikan SMP dan SMA mendominasi hingga 68 persen.
Menanggapi fenomena ini, AKP Asfandy menekankan pentingnya literasi digital bagi masyarakat. Ia mengimbau agar masyarakat tidak mudah tergiur dengan tawaran investasi instan dan tidak sembarangan mengklik tautan yang mencurigakan.
"Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat bertransaksi secara *online*. Jangan mudah percaya terhadap tawaran investasi yang menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat," tegasnya.
Polda Sultra saat ini terus menggalakkan kampanye literasi digital dan edukasi media sosial guna menekan angka kejahatan siber.
Masyarakat yang menjadi korban atau menemukan indikasi penipuan diminta untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.
Editor: Redaksi
Berita BerikutnyaKepergok Istri saat Beraksi, Kakek Bejat di Konsel Akhirnya Diciduk Polisi
Baca Juga
Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Ini Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!
Kendari - Pernah membayangkan memiliki smartphone dengan performa tinggi, kamera profesional, dan baterai yang mampu menemani aktivitas sepanjang hari? Kehadiran Promo 11.11 dari Blibli Histeria bisa menjadi momen…
Mantan Karutan Kendari Herianto Raih Doktor dengan IPK Sempurna 4,00 di UHO
Kendari – Mantan Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Kendari, Herianto, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen di Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara,…
Darwin Ajak Empat Pilar Budaya Bersatu, Peringatkan Provokasi Antarsuku di Sultra
Kendari – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Darwin, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berpotensi memicu konflik antarsuku dan…
Mahasiswa Geruduk Rektorat UHO, Desak Audit Dana Penelitian dan Evaluasi Dekan FISIP
Kendari – Aliansi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) mendesak Rektor UHO, Prof. Takdir Saili, mengaudit pengelolaan dana penelitian mahasiswa tahun anggaran…
La Ode Darwin Sapa Warga Muna di Morowali, Ini Pesan Pentingnya untuk Perantau
Morowali – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026–2031, La Ode Darwin, menyapa masyarakat Muna di Kabupaten Morowali dalam perayaan Hari Ulang Tahun…
Basarnas Kendari Latih 70 Pegawai dan Warga Binaan Lapas Perempuan Hadapi Bencana
Kendari – Sebanyak 70 pegawai dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Kendari mengikuti simulasi penanggulangan bencana dan evakuasi darurat bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)…







