Pertamina AFT Hasanuddin Ubah Limbah Makan Bergizi Gratis Jadi Pakan Ternak


Maros - PT Pertamina Patra Niaga melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Hasanuddin mencetak sejarah baru di Sulawesi dengan mengolah limbah makanan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi pakan alternatif bagi bebek petelur.
Langkah inovatif ini diresmikan melalui penandatanganan kerja sama antara AFT Hasanuddin dan Badan Gizi Nasional di ruang rapat AFT Hasanuddin, Jumat (18/7).
Hadir dalam kegiatan itu Aviation Fuel Terminal Manager Hasanuddin Andreas Yanuar Arinawan, Direktur Wilayah III Badan Gizi Nasional Enny Indarty, Ketua Kelompok Ternak Laleng Kassie Maryama, serta jajaran manajemen Pertamina.
“Kerja sama ini adalah wujud nyata dukungan Pertamina terhadap program strategis nasional. Kami mengintegrasikan TJSL berbasis lingkungan dengan model pemberdayaan masyarakat yang memperkuat ketahanan pangan,” ujar Andreas melalui rilis resmi yang diterima redaksi, Senin (21/7).
Limbah organik dikumpulkan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan diolah oleh kelompok ternak lokal menjadi pakan unggas.
Program ini menjadi bagian dari implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina yang sekaligus memperkuat ekonomi sirkular berbasis masyarakat.
Direktur Wilayah III Badan Gizi Nasional Enny Indarty menekankan perlunya kerja lintas sektor dalam menyukseskan program.
“Kolaborasi ini bukan hanya soal pengelolaan limbah, tetapi juga membuka peluang besar untuk meningkatkan ketahanan gizi, menciptakan nilai ekonomi baru, dan menjaga keberlanjutan lingkungan. Ini adalah komitmen bersama untuk masa depan yang lebih sehat dan sejahtera,” katanya.
Sementara itu, Ketua Kelompok Ternak Laleng Kassie, Maryama, menyebut program ini membawa dampak positif langsung ke peternak.
“Program ini sangat berarti bagi kami. Limbah makanan yang biasanya terbuang kini menjadi berkah. Kami bisa mengurangi biaya pakan dan meningkatkan produktivitas peternakan,” tuturnya.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Tengku Muhammad Rum menambahkan, inisiatif ini sejalan dengan target Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin Tanpa Kelaparan dan Produksi serta Konsumsi yang Bertanggung Jawab.
“Inisiatif ini diharapkan dapat direplikasi di berbagai wilayah Indonesia untuk mendukung target pembangunan berkelanjutan nasional,” pungkasnya.
Editor: Redaksi
Berita BerikutnyaSetiap Penduduk Baubau Butuh 7,26 Kg Beras Sebulan, Ini Respons Bulog
Baca Juga
Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Ini Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!
Kendari - Pernah membayangkan memiliki smartphone dengan performa tinggi, kamera profesional, dan baterai yang mampu menemani aktivitas sepanjang hari? Kehadiran Promo 11.11 dari Blibli Histeria bisa menjadi momen…
Mantan Karutan Kendari Herianto Raih Doktor dengan IPK Sempurna 4,00 di UHO
Kendari – Mantan Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Kendari, Herianto, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen di Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara,…
Darwin Ajak Empat Pilar Budaya Bersatu, Peringatkan Provokasi Antarsuku di Sultra
Kendari – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Darwin, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berpotensi memicu konflik antarsuku dan…
Mahasiswa Geruduk Rektorat UHO, Desak Audit Dana Penelitian dan Evaluasi Dekan FISIP
Kendari – Aliansi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) mendesak Rektor UHO, Prof. Takdir Saili, mengaudit pengelolaan dana penelitian mahasiswa tahun anggaran…
La Ode Darwin Sapa Warga Muna di Morowali, Ini Pesan Pentingnya untuk Perantau
Morowali – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026–2031, La Ode Darwin, menyapa masyarakat Muna di Kabupaten Morowali dalam perayaan Hari Ulang Tahun…
Basarnas Kendari Latih 70 Pegawai dan Warga Binaan Lapas Perempuan Hadapi Bencana
Kendari – Sebanyak 70 pegawai dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Kendari mengikuti simulasi penanggulangan bencana dan evakuasi darurat bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)…







