Kendari – Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara, kembali menunjukkan perannya sebagai salah satu daerah penyangga pangan di wilayah timur Indonesia.
Sebanyak 1.000 ton beras hasil serapan gabah petani lokal dikirim untuk memenuhi kebutuhan stok pangan di Gudang Paceda II, Kota Bitung, Sulawesi Utara.
Bupati Konawe Selatan, Irham Kalenggo, mengatakan pengiriman tersebut menjadi bukti bahwa Konsel tidak hanya mampu menjaga ketahanan pangan di daerahnya sendiri, tetapi juga berkontribusi terhadap pemenuhan stok beras secara nasional.
“Pengiriman ini adalah bentuk kepercayaan negara kepada petani dan pemerintah daerah. Konsel bukan hanya mampu memenuhi kebutuhan beras daerah sendiri, tetapi juga menjadi penopang stok nasional,” ujar Irham saat dihubungi di Kendari, Minggu (22/2) dilansir dari Antarasultra.
Ia memaparkan, berdasarkan data terbaru, Konawe Selatan saat ini menyimpan stok beras hasil giling sebanyak 5.012 ton. Jumlah itu merupakan bagian dari realisasi pengadaan gabah petani yang telah mencapai 30.408 ton.
Dengan ketersediaan stok yang cukup melimpah, Pemkab Konsel optimistis menyambut musim panen berikutnya. Pemerintah daerah juga berkomitmen menjaga stabilitas harga gabah di tingkat petani agar kesejahteraan mereka tetap terjamin.
“Kami akan terus memastikan harga gabah petani tetap kompetitif dan penyerapan oleh Bulog berjalan optimal. Tujuannya jelas, agar kesejahteraan petani meningkat dan stabilitas pangan daerah maupun nasional tetap terjamin,” jelas Irham.
Distribusi antarprovinsi ini diharapkan semakin memperkuat posisi Konawe Selatan sebagai salah satu lumbung pangan utama di Sulawesi Tenggara, sekaligus mempertegas peran strategis daerah dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
Editor: Muh Fajar








