Kendari – Pengukuhan Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) yang baru, Bismi Maulana Nugraha, menjadi batu loncatan bagi pemerintah daerah untuk menatap masa depan ekonomi yang lebih terang.
Acara yang digelar pada Selasa (18/2) di Ruang Pola Kantor Gubernur Sultra menjadi sebuah panggung untuk mengingatkan pentingnya ikatan kuat antara OJK dan pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.
Pj Gubernur Andap Budhi Revianto, dalam sambutannya, mengungkapkan bahwa OJK, sebagai lembaga negara yang independen, adalah penjaga gerbang yang memastikan sistem keuangan tetap dalam jalur yang aman.
“OJK memiliki peran kunci untuk memastikan sistem keuangan tetap stabil berintegritas dan sehat serta mampu mendukung ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” katanya.
Tak hanya itu, Andap juga mengajukan beberapa harapan agar OJK semakin memperkuat tangannya dalam mengendalikan arus keuangan yang tak terkendali.
“Pertama, di tengah maraknya aktivitas keuangan ilegal dan kejahatan keuangan, OJK diharapkan agar meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di sektor jasa keuangan dan bagi masyarakat baik sebagai masyarakat, baik sebagai konsumen. Prevention is better. Mencegah lebih baik daripada mengobati,” tegasnya.
Harapan Andap lainnya adalah agar OJK turut membuka jalan bagi kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam merancang langkah-langkah keuangan digital.
“Kami berharap OJK untuk sharing information kepada pemerintah daerah, bagaimana langkah integrasi keuangan secara digital,” harapnya.
Andap juga mengingatkan bahwa sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak adalah kunci utama untuk menjaga stabilitas sektor keuangan.
“Sebagai organisasi yang terbuka kami mengharapkan sinergitas dan kolaborasi yang solid antara Pemerintah, OJK, Pelaku industri jasa keuangan dan stakeholder terkait,” ujarnya.
Sebagai penutup, Pj Gubernur berharap agar pengawasan yang dilakukan oleh OJK bisa berfungsi seperti penjaga yang setia, memastikan sektor keuangan tetap aman dan stabil.
“Dan terakhir, saya harap OJK dihadapkan komitmennya untuk meningkatkan literasi keuangan kepada masyarakat Sulawesi Tenggara,” pungkas Andap Budhi Revianto.
Editor: Denyi Risman