Polda Sultra Bidik Transformasi Digital Berbasis AI, Targetkan Layanan Publik Polri Lebih Transparan

Kabid TIK Polda Sultra, Kombes Pol Hendrik Widyana, membuka Rakernis TIK Polda Sultra Tahun 2025 di Hotel Kubah 9 Kendari, Kamis (21/8). Foto: Dok. Istimewa.

Kendari – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) mulai menancapkan langkah serius menuju era digitalisasi layanan publik. Melalui Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), institusi ini resmi menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Tahun Anggaran 2025 di Hotel Kubah 9 Kendari, Kamis (21/8).

Rakernis tahun ini mengusung tema “Transformasi Digital Polri Berbasis Artificial Intelligence (AI) Guna Meningkatkan Kualitas Layanan Publik dalam Rangka Mendukung Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045.”

Kabid TIK Polda Sultra, Kombes Pol Hendrik Widyana, yang membuka langsung kegiatan tersebut, menekankan bahwa digitalisasi Polri tidak bisa lagi ditunda.

“Transformasi digital bukan sekadar pilihan, tetapi kebutuhan mendesak bagi Polri dalam menghadapi tantangan zaman,” tegasnya.

Menurutnya, Rakernis ini menjadi ajang penyamaan persepsi dan strategi pengembangan teknologi di tubuh Polri, sekaligus memperkuat kemampuan personel dalam menghadapi era digital.

“Tujuan Rakernis ini adalah meningkatkan kapabilitas personel, memperkuat integrasi layanan berbasis teknologi agar lebih responsif, efisien, dan transparan,” jelas Hendrik.

Ia menegaskan, pemanfaatan kecerdasan buatan akan menjadi kunci dalam mempercepat reformasi layanan publik kepolisian.

“Dengan sistem yang modern, cepat, dan transparan, Polri dapat semakin dipercaya masyarakat,” ujarnya.

Polda Sultra menargetkan digitalisasi berbasis AI ini berjalan masif dan berkesinambungan, sejalan dengan program nasional Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045.


Editor: Redaksi

error: Content is protected !!