Palu – Tim Pencak Silat Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) menorehkan prestasi membanggakan pada Kejuaraan Pencak Silat Militer yang digelar di Palu, Sulawesi Tengah. Dalam kejuaraan tersebut, kontingen Polda Sultra sukses memborong empat medali, masing-masing dua emas, satu perak, dan satu perunggu.
Dua medali emas dipersembahkan oleh Bripda Alham Ahmad Yudasti yang turun di kelas E putra 65-70 kilogram dari Batalyon C Satuan Brimob Polda Sultra, serta Bripda Refky Firmansyah di kelas G putra 75-80 kilogram dari Polres Kolaka Timur.
Medali perak diraih Bripda Harya Alimin yang bertanding di kelas I putra 85-90 kilogram dari Sipropam Polresta Kendari. Sementara satu medali perunggu disumbangkan Bripda Nur Alim Rahmat dari Polres Bombana pada kategori seni tunggal putra.
Pelatih Pencak Silat Polda Sultra, Adam Malik, menyebut hasil tersebut sebagai capaian yang sangat membanggakan. Pasalnya, seluruh atlet yang diturunkan dalam kejuaraan ini mampu menyumbangkan medali.
“Ini hasil yang sangat baik. Semua atlet yang kami turunkan berhasil memberikan kontribusi dan mempersembahkan medali untuk Polda Sultra,” kata Adam Malik, Senin (9/2).
Dia menjelaskan, Tim Pencak Silat Polda Sultra berada di bawah naungan Komite Olahraga Polri Sulawesi Tenggara. Adam juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan kejuaraan.
“Kami berterima kasih atas dukungan penuh dari pimpinan dan semua pihak, sehingga para atlet bisa tampil maksimal di kejuaraan ini,” ujarnya.
Apresiasi juga datang dari Komandan Satuan Brimob Polda Sultra, Kombes Pol Agus Setiawan. Menurutnya, kemampuan bela diri merupakan keterampilan penting bagi setiap personel Brimob dalam menunjang pelaksanaan tugas di lapangan.
“Polda Sulawesi Tenggara selalu mendukung anggota yang berlatih dan meningkatkan kemampuan bela diri. Ini menjadi bekal penting bagi personel Polri dalam menjalankan tugas di tengah masyarakat,” tutur Agus Setiawan.
Editor: Muh Fajar








