Berita  

Polda Sultra Genjot Peran Humas Polres Hadapi Era Digital

Kasubbid Multimedia Bid Humas Polda Sultra, Kompol Surahman, saat menyampaikan materi tentang strategi pengelolaan media dan penguatan peran humas Polri di era digital dalam Rakernis Bidang Humas Polda Sultra, Rabu (16/7). Foto: Dok. Istimewa.

Kendari – Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) menggenjot penguatan peran humas di seluruh jajaran Polres melalui pembekalan keterampilan digital dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Bidang Humas, yang digelar di Aula Dachara Polda Sultra, Rabu (16/7).

Rakernis yang diikuti oleh para Kasi Humas Polres se-Sultra dan operator Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) ini mengusung tema: “Peningkatan Kemampuan Humas Polda Sultra dalam Teknis Pemberitaan, Liputan, dan Pengelolaan Media untuk Meningkatkan Transparansi dan Kepercayaan Publik.”

Kasubbid Multimedia Bid Humas Polda Sultra, Kompol Surahman, yang menjadi salah satu pemateri utama, menekankan bahwa peran humas kini telah bertransformasi jauh lebih kompleks dari sekadar menyebarkan informasi.

“Tugas humas sekarang adalah membangun kepercayaan masyarakat lewat informasi yang jelas, cepat, dan bisa dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Ia juga menggarisbawahi pentingnya penguasaan media sosial sebagai instrumen utama dalam penyebaran informasi saat ini.

“Kita tidak bisa lagi pakai cara lama. Sekarang ini, media sosial jadi tempat utama penyebaran informasi,” tambah Surahman.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sultra, Sarjono, turut memberikan materi bertajuk “Sinergitas Polda Sultra dengan Insan Pers dalam Menjunjung Tinggi Keterbukaan Informasi, Mewujudkan Pers Profesional dan Bertanggung Jawab untuk Mendukung Program Asta Cita.”

Sarjono menegaskan, keterbukaan informasi dari humas kepolisian sangat krusial dalam menjaga kepercayaan publik serta membangun citra positif institusi Polri di era digital.

“Humas Polri harus terbuka terhadap media. Jangan alergi kritik. Justru dengan keterbukaan, transparansi bisa terjaga dan masyarakat akan lebih percaya. Tapi sebaliknya, pers juga harus bekerja profesional, adil, dan sesuai kode etik,” ujarnya.

Dari sisi peserta, Kasi Humas Polres Muna, IPDA Baharuddin, menyambut positif pelaksanaan Rakernis ini. Ia menilai pelatihan semacam ini sangat dibutuhkan bagi personel humas di daerah.

“Kegiatan ini penting sekali. Bukan cuma belajar menulis berita, tapi juga cara kelola media sosial dan menjawab isu-isu yang muncul di masyarakat dengan bijak,” ucap Baharuddin.

Rakernis ini diikuti seluruh Kasi Humas Polres serta operator PPID dari berbagai satuan kerja di lingkungan Polda Sultra. Melalui forum ini, diharapkan kemampuan komunikasi dan manajemen informasi jajaran humas Polri semakin solid dan siap menghadapi tantangan era digital yang dinamis dan kompetitif.


Editor: Redaksi

error: Content is protected !!