Polda Sultra OTT Penambang Ilegal di Konut, 5 Excavator Disita, 7 Orang Diperiksa


Kendari - Tim Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) penambang ilegal di eks IUP PT Hafar Indotech di Blok Mandiodo, Konawe Utara (Konut) pada Jumat (4/11).
Operasi tangkap tangan yang dipimpin Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Sultra, AKBP Priyo Utomo itu berhasil mengamankan alat berat jenis excavator merek Sany sebanyak empat unit, dan merek Komatsu satu unit.
"Total ada lima alat berat yang kami amankan dalam operasi ini," kata AKBP Priyo Utomo.
Selain mengamankan alat berat, tim juga mengamankan tujuh orang yang terdiri dari operator alat berat, pengawas lapangan, dan kepala bagian produksi.
"Tujuh orang kami amankan di lokasi, dan saat ini sedang kami periksa secara intensif," katanya.
"Direktur dan atau pemodal penambangan ilegal di lokasi tersebut sedang kita dalami untuk kita periksa dan atau kita tangkap," tegasnya.
Hasil pemeriksaan sementara, kata AKBP Priyo, penambangan ilegal di lokasi tersebut diduga dilakukan PT CMI. Pihaknya masih terus melakukan penyelidikan intensif.
Mantan Kanit Jatanras Polda Jateng ini mengatakan, OTT terhadap penambang ilegal di lokasi tersebut merupakan rangkaian dari patroli mining yang sedang intens dilakukan pihaknya sejak beberapa bulan terakhir.
AKBP Priyo menegaskan akan terus melakukan patroli mining di wilayah hukum Polda Sultra sesuai dengan arahan dan atensi pimpinan Polri.
Dia memperingatkan kepada semua pihak agar jangan coba-coba menambang di wilayah Sultra tanpa dilengkapi dengan dokumen yang sah.
"Saya peringatkan kepada semua pihak agar tidak menambang secara ilegal di wilayah Sultra, jika tidak diindahkan maka akan kami kejar kami tindak dimanapun lokasinya. Jika ingin menambang, silahkan gunakan cara yang baik dan benar, lengkapi dokumen dan persyaratannya," tegas AKBP Priyo.
Editor: Wiwid Abid Abadi
Berita BerikutnyaAktivis Apresiasi Kinerja Kapolda Sultra Terkait Pemberantasan Ilegal Mining
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







