Polisi Ringkus Jambret Diplomat Prancis di Kendari, Pelaku Ditembak

Pelaku HI (duduk di kursi roda) usai diamankan. Foto: Dok. Istimewa.

Kendari – Aksi jambret yang menimpa seorang diplomat Kedutaan Besar Prancis di Indonesia yang sedang bertugas di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara berinisial ES (25) akhirnya terungkap.

Buser 77 Polresta Kendari berhasil menangkap salah satu pelakunya berinisial HI (45). HI sempat melawan saat ditangkap hingga terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan di bagian kaki.

Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, mengungkapkan bahwa pelaku HI bersama rekannya J melakukan aksi pencurian dengan kekerasan pada Minggu, 21 September 2025.

Kejadian berlangsung di Jalan Budi Utomo, Kelurahan Kadia, Kecamatan Kadia, tepat di depan Masjid An-Nur THR.

Modus yang digunakan, pelaku berpura-pura salah jalan lalu memutar arah dengan sepeda motor. Saat berhadapan dengan korban, HI langsung menarik kalung emas yang dikenakan korban, kemudian kabur bersama rekannya.

Setelah kejadian, kalung emas hasil rampasan dijual di salah satu toko emas di Mall Mandonga. Dari penjualan itu, HI mendapat bagian Rp 3,1 juta yang kemudian dipakai untuk bermain judi slot, membeli makan, rokok, serta memberikan uang Rp 1 juta kepada istrinya.

Saat penangkapan di Jalan Osumentundu, Kelurahan Lalodati, Kecamatan Puuwatu, HI berusaha melawan dan kabur. Polisi pun mengambil tindakan tegas dan terukur dengan menembak kakinya.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit ponsel Oppo A58, pakaian, dan celana yang digunakan saat beraksi. Sementara kalung emas masih dalam pencarian.

“Pelaku sudah diamankan di piket Reskrim untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kami juga masih melakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya,” ujar AKP Welliwanto Malau dikutip dari akun Instagram Buser77 Polresta Kendari.


Editor: Muh Fajar

error: Content is protected !!