Polisi Sita 26 Paket Narkoba dari Dua Residivis di Kota Kendari


Kendari - Tim Narko 10 dari Sat Narkoba Polresta Kendari berhasil mengamankan 26 paket sabu dari tangan seorang residivis kasus narkoba berinisial H (46), dan rekannya W (18).
Penangkapan dilakukan pada Selasa (17/12) sekitar pukul 12.18 WITA di Lorong Patoro 2, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari.
Menurut Kanit 1 Sat Narkoba Polresta Kendari, Ipda Ariel Mogens Ginting, operasi ini dilakukan berdasarkan laporan masyarakat terkait maraknya peredaran narkoba jenis sabu dengan sistem tempel di wilayah tersebut.
“Setelah menerima laporan masyarakat, kami segera melakukan penyelidikan. Hasilnya, Tim Narko 10 berhasil menangkap dua pelaku yang terlibat dalam peredaran sabu,” jelas Ariel pada Kamis (19/12).
Dari hasil penangkapan, polisi menemukan 26 paket sabu siap edar dengan total berat bruto 12,24 gram. Salah satu paket di antaranya berukuran besar yang belum dibongkar.
“Barang bukti tersebut ditemukan di tangan masing-masing pelaku,” tambah Ariel.
Penyelidikan lebih lanjut mengungkap bahwa H berkomunikasi dengan bosnya yang berada di Lapas Kendari.
“Kami menemukan bukti komunikasi antara pelaku dan bosnya melalui alat komunikasi yang disita. Tersangka telah tiga kali menerima barang untuk diedarkan di Kendari,” ujar Ariel.
H diketahui merupakan residivis kasus narkoba yang sebelumnya ditangkap di Sulawesi Tengah oleh Polres Morowali. Ia kembali terlibat dalam bisnis haram ini dengan alasan kebutuhan ekonomi.
Saat ini, kedua pelaku telah diamankan di Mako Sat Narkoba Polresta Kendari untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi terus mengembangkan kasus ini guna mengungkap jaringan peredaran narkoba yang lebih luas.
Editor: Denyi Risman
Berita BerikutnyaPesan Pj Gubernur saat Serahkan DIPA 2025: Berikan yang Terbaik untuk Rakyat Sultra
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







