Polisi Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Investasi Bodong di Kendari


Kendari - Satreskrim Polresta Kendari telah menentapkan tersangka baru dalam kasus dugaan penipuan dengan modus investasi bodong di Kendari.
Dalam kasus ini, polisi telah menetapkan seorang wanita bernama Nurfaidah alias Dede sebagai tersangka atau pelaku utama dalam kasus tersebut.
Namun, setelah polisi melakukan pengembangan, ada tersangka baru yang ditetapkan yakni Agussalim. Agussalim adalah ayah dari tersangka Dede.
"Yang bersangkutan (Agussalim) telah ditetapkan sebagai tersangka," kata Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Fitrayadi kepada media, Sabtu (6/1).
AKP Fitrayadi mengatakan, Agussalim telah dilayangkan panggilan untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka di Mako Polresta Kendari, namum tersangka tak hadir.
"Sudah dipanggil sebagai tersangka untuk hadir tapi yang bersangkutan belum hadir dengan alasan pengacaranya lagi di luar kota," tambahnya.
Selanjutnya, pihaknya akan kembali melayangkan surat panggilan pemeriksaan kepada Agusalim. Dan ia berharap agar Agusalim bisa koperatif agar tidak ada upaya penjemputan paksa yang dilakukan polisi.
Fitrayadi tidak menjelaskan secara detail terkait peran Agusalim dalam kasus penipuan modus investasi tersebut.
Namun, dari keterangan korban bernama Anggraeni (25) melalui kuasa hukumnya, Andre Darmawan mengatakan ada aliran dana yang masuk ke rekening Agusalim dengan jumlah yang bervariasi.
Bahkan, tersangka pernah bertemu dan meyakinkan seluruh korban jika dirinya akan bertanggungjawab jika dana investasi yang telah diserahkan oleh para korban kepada anaknya (Dede) macet di kemudian hari.
Tidak hanya itu, Agusalim dan istrinya bernama Riskamawati juga meyakinkan korban dengan memperlihatkan sejumlah sertifikat sebagai jaminan jika ada kendala dalam bisnis modus investasi yang dilakukan oleh anaknya (Dede).
"Bukti-bukti sudah cukup, kami harap kepolisian bisa menuntaskan kasus ini secepatnya," tegas Andre.
Belakangan terungkap, investasi tersebut ternyata macet. Para korban mengalami kerugian hingga ratusan juta dan Dede bersama ayahnya Agusalim ditetapkan sebagai tersangka.
Laporan: Rijal
Berita BerikutnyaDua Pengedar Narkoba Jaringan Aceh Ditangkap Polisi di Kendari
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







