Polres Konawe Gagalkan Distribusi Ilegal Ratusan Tabung Gas Subsidi ke Morowali


Konawe – Satreskrim Polres Konawe berhasil menggagalkan upaya distribusi ilegal ratusan tabung LPG 3 kilogram bersubsidi yang akan dikirim ke Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.
Sebanyak 258 tabung gas melon tersebut diamankan polisi lantaran diduga kuat didistribusikan tanpa dokumen perizinan yang sah.
Aksi penggagalan ini terjadi pada Kamis (18/6/2026) sekitar pukul 21.00 WITA di Kelurahan Inalahi, Kecamatan Wawotobi, Kabupaten Konawe.
Saat itu, petugas yang sedang melakukan pengawasan distribusi barang bersubsidi menghentikan sebuah mobil pikap Daihatsu Grand Max warna hitam dengan nomor polisi DT 8603 DA yang mencurigakan.
Kasat Reskrim Polres Konawe, AKP Laode M. Jefri Hamzah, menjelaskan saat diperiksa, sopir tidak mampu menunjukkan dokumen perizinan pengangkutan niaga sebagaimana yang dipersyaratkan dalam aturan distribusi LPG bersubsidi.
"Total sebanyak 258 tabung LPG berhasil kami amankan yang hendak dibawa ke Morowali menggunakan mobil pick up," ujar Jefri dalam keterangan resminya, Sabtu (20/6/2026).
Lantas, mengapa distribusi ini menjadi perhatian serius pihak kepolisian. Hal ini dikarenakan LPG 3 kilogram merupakan komoditas bersubsidi yang diperuntukkan khusus bagi masyarakat berpenghasilan rendah, sehingga pengiriman ke luar wilayah distribusi resmi dianggap berpotensi merugikan masyarakat yang berhak.
Saat ini, seluruh barang bukti bersama kendaraan pengangkut telah diamankan di Mapolres Konawe untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Polisi juga tengah berupaya mengungkap jaringan distribusi ilegal tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menelusuri asal-usul gas melon tersebut.
"Saat ini penyidik masih melengkapi administrasi penyidikan, memeriksa saksi tambahan, serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk proses hukum lebih lanjut," tegas Jefri.
Pihak kepolisian berkomitmen untuk terus memperketat pengawasan distribusi barang bersubsidi demi mencegah praktik penyalahgunaan yang dapat mengganggu ketersediaan energi bagi masyarakat.
Editor: Redaksi
Berita BerikutnyaDPRD Sultra Pastikan Longsor di WIUP PT Almhariq Tak Berdampak ke Sumber Air
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







