Berita  

Potensi Gelombang Tinggi di Sejumlah Perairan Sultra, Berlaku hingga 9 Juni 2026

Ilustrasi gelombang tinggi. Foto: Dok. Istimewa.

Kendari – Warga pesisir pantai perlu waspada. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim (Stamar) Kendari mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi berpotensi terjadi di sejumlah perairan di Sulawesi Tenggara (Sultra).

Peringatan yang dikeluarkan tersebut dengan Nomor: e.B/ME.01.02/PDGT/570/KKNI/VI/2026, berlaku sejak 6 Juni pukul 08.00 WITA hingga 9 Juni 2026 pukul 08.00 WITA.

“Pola angin umumnya bertiup dari Timur hingga Selatan dengan kecepatan berkisar antara 2 – 20 knot. Kecepatan angin tertinggi mencapai 25 Knot (6 Skala Beaufort) di Perairan Laut Flores Selatan Buton, Perairan Wakatobi, dan Laut Banda Timur Wakatobi,” ujar Prakirawan Stasiun Meteorologi Maritim Kendari, I Made Wahyu Gana Putra melalui keterangan resminya, Jumat (5/6/2026).

Adapun potensi tinggi gelombang > 1,25–2,5 meter (sedang) berpeluang terjadi di Selat Labengki, Laut Labengki, Perarian Utara Wawoni, Laut Banda Timur Wawoni, Selat Cempedak, Perarian Buton, Laut Flores Selatan Buton, Perairan Baubau, Teluk Bone Barat Kolaka Utara, Teluk Bone Barat Kolaka, Teluk Bone Barat Kabaena, Perairan Wakatobi bagian Barat, Perairan Wakatobi bagian Timur, dan Laut Banda Timur Wakatobi pada 6 Juni 2026 pukul 08.00 WITA hingga 7 Juni 2026 pukul 08.00 WITA.

Pada 7 Juni 2026 pukul 08.00 WITA hingga 08 Juni 2026 pukul 08.00 WITA potensi gelombang tinggi berpotensi terjadi di Laut Labengki, Perarian Utara Wawoni, Laut Banda Timur Wawoni, Selat Cempedak, Perarian Buton, Laut Flores Selatan Buton, Perairan Baubau, Teluk Bone Barat Kolaka Utara, Teluk Bone Barat Kolaka, Teluk Bone Barat Kabaena, Perairan Wakatobi bagian Barat, Perairan Wakatobi bagian Timur, dan Laut Banda Timur Wakatobi.

Sementara pada 8 Juni 2026 pukul 08.00 WITA hingga 9 Juni 2026 pukul 08.00 WITA, potensi gelombang tinggi terjadi di Laut Labengki, Perarian Utara Wawoni, Laut Banda Timur Wawoni, Teluk Bone Barat Kabaena, Perairan Wakatobi bagian Barat, Perairan Wakatobi bagian Timur, dan Laut Banda Timur Wakatobi.

BMKG berharap, memperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran yakni perahu nelayan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1.25 m.

Kapal Tongkang apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1.5 m.


Editor: Redaksi

error: Content is protected !!