Berita  

Potensi Perikanan Sulawesi Tenggara Capai 1,5 Juta Ton per Tahun

Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka. Foto: Dok. Istimewa.

Kendari – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara terus memperkuat pembangunan sektor kelautan dan perikanan sebagai salah satu penopang utama perekonomian daerah.

Komitmen tersebut ditandai dengan peresmian Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Sodohoa oleh Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, Jumat (30/1), setelah rampung direhabilitasi.

Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sumangerukka menyebut sektor kelautan dan perikanan memiliki peran strategis bagi Sulawesi Tenggara. Daerah ini tercatat memiliki potensi sumber daya perikanan hingga 1,5 juta ton per tahun. Sementara itu, produksi perikanan tangkap pada 2025 mencapai 264.883 ton.

Menurutnya, besarnya potensi tersebut harus ditopang dengan infrastruktur yang memadai serta tata kelola yang baik agar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Kehadiran PPI Sodohoa dinilai menjadi salah satu elemen penting dalam memperkuat ekosistem sektor perikanan di daerah.

Gubernur menjelaskan, PPI Sodohoa tidak hanya berfungsi sebagai tempat sandar kapal dan bongkar muat hasil tangkapan ikan, tetapi juga berperan sebagai simpul ekonomi dan pusat aktivitas nelayan.

Fasilitas ini diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah hasil perikanan sekaligus memperlancar distribusi dan pemasaran.

Sepanjang 2025, sebanyak 782 nelayan tercatat memanfaatkan PPI Sodohoa dengan total produksi perikanan mencapai 11.497 ton. Kontribusi tersebut dinilai cukup signifikan dalam menggerakkan perekonomian masyarakat pesisir dan sektor usaha perikanan di Sulawesi Tenggara.

“Angka ini menunjukkan peran besar PPI Sodohoa dalam mendukung aktivitas nelayan dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Gubernur.

Rehabilitasi PPI Sodohoa, lanjut Andi Sumangerukka, dilakukan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi kerja nelayan, menjaga mutu hasil tangkapan, serta memperkuat rantai pasok perikanan.

Ia menekankan pentingnya pemeliharaan dan pemanfaatan fasilitas secara optimal agar dampak ekonominya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Dengan dukungan infrastruktur yang semakin baik dan pengelolaan yang profesional, Gubernur optimistis PPI Sodohoa akan berkembang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi sektor perikanan di Sulawesi Tenggara.

Ia pun berharap sinergi lintas sektor, peningkatan kualitas infrastruktur, serta pemberdayaan nelayan dan pelaku usaha perikanan terus diperkuat guna mewujudkan pembangunan sektor kelautan dan perikanan yang maju, berdaya saing, dan berkelanjutan, demi Sulawesi Tenggara yang maju, aman, sejahtera, dan religius.


Editor: Muh Fajar

error: Content is protected !!