Raih Prestasi di Kejurnas Balap Sepeda, ICF Sultra Harap Dukungan Pemprov-KONI

Tim Indonesia Cycling Federation (ICF) Sultra sukses memboyong satu medali emas dan tiga medali perak dalam ajang Kejurnas Balap Sepeda ICF 2026 yang berlangsung di Pangandaran, Jawa Barat. Foto: Dok. Istimewa.

Kendari – Kontingen Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali mengharumkan nama daerah di kancah nasional lewat ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Balap Sepeda yang berlangsung di Pangandaran, Jawa Barat.

Kejurnas Balap Sepeda ICF 2026 tersebut berlangsung mulai 18 hingga 21 Juni 2026, serta diikuti oleh sekitar 450 atlet dari 26 provinsi dan juga dirangkai dengan Rakernas ICF.

Meski harus berjuang dengan dukungan biaya secara mandiri, tim Indonesia Cycling Federation (ICF) Sultra sukses memboyong satu medali emas dan tiga medali perak.

Prestasi gemilang ini dipersembahkan oleh dua atlet putri andalan Sultra. Michyko tampil impresif dengan menyabet medali emas di nomor Individual Road Race (IRR) Women Junior B, serta satu medali perak pada nomor Individual Time Trial (ITT) Women Junior B.

Sementara itu, atlet lainnya yakni Mutiah juga berhasil menyumbangkan dua medali perak masing-masing dari nomor IRR Women Youth B dan ITT Women Youth B.

Ketua ICF Sultra, Muh Miradz, mengungkapkan rasa bangganya terhadap para atlet yang mampu bersaing ketat dengan perwakilan provinsi lain di Indonesia.

“Alhamdulillah, atlet-atlet kita mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya dan bersaing dengan atlet-atlet terbaik dari berbagai provinsi di Indonesia. Prestasi ini merupakan hasil kerja keras atlet, pelatih, pengurus, serta dukungan luar biasa dari para orang tua atlet,” ujar Miradz.

Keberhasilan ini diharapkan menjadi batu loncatan bagi para atlet untuk menatap persiapan menuju PON 2028 mendatang.

Meski telah membuktikan kualitasnya, Miradz berharap pemerintah daerah dapat lebih melirik potensi besar cabang olahraga balap sepeda di Bumi Anoa agar pembinaan dapat lebih maksimal.

“Prestasi yang telah kami buktikan di Kejurnas ini, kami berharap pemerintah dapat melihat bahwa balap sepeda Sulawesi Tenggara memiliki potensi besar dan layak mendapatkan perhatian yang lebih serius,” harapnya.

Ia pun menekankan pentingnya dukungan berupa penyediaan peralatan, fasilitas latihan, serta kesempatan bertanding yang lebih luas agar bakat-bakat muda Sultra dapat terus berkembang.

Dengan adanya perhatian penuh dari Pemerintah Provinsi Sultra dan KONI, Miradz optimistis bahwa daerahnya dapat melahirkan lebih banyak atlet berprestasi yang mampu mengharumkan Bumi Anoa hingga ke kancah internasional.


Editor: Redaksi

error: Content is protected !!