Berita  

Rekam Jejak Mentereng, Prof Azhar Bafadal Jadi Pendaftar Keempat Balon Rektor UHO

Prof Azhar Bafadal resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon (balon) Rektor UHO, Jumat (22/5/2026). Kehadirannya di Sekretariat Panitia Pilrek tersebut diwakili oleh Dr Hadi Sudarno selaku LO atau kuasa pendaftar. Foto: Sultranesia.com.

Kendari – Kontestasi Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Halu Oleo (UHO) periode 2026–2030 kembali menghadirkan figur baru yang mendaftarkan diri.

Kali ini datang dari akademisi dan peneliti senior Fakultas Pertanian UHO, Prof Azhar Bafadal, dimana dirinya resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon (balon) Rektor UHO, Jumat (22/5/2026).

Kehadiran Guru Besar Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian UHO di Sekretariat Panitia Pilrek tersebut diwakili oleh Dr Hadi Sudarno selaku Liaison Officer (LO) atau kuasa pendaftar.

Dr Hadi menjelaskan, Prof Azhar berhalangan hadir secara langsung sebab sedang menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.

Namun, Hadi dalam kesempatan itu menyampaikan beberapa pesan langsung Prof Azhar diantaranya salam kepada para panitia dan pernyataan kesiapannya dan kesungguhannya dalam kontestasi Pilrek.

“Alhamdulillah prosesnya berjalan dengan lancar dan sesuai dengan prosedur dan berharap beliau dapat lolos dalam proses penjaringan bakal calon karena masih ada tahap-tahap selanjutnya,” ujar Hadi.

Sementara itu, Ketua Panitia Pilrek UHO, Prof Ali Bain menyampaikan Prof Azhar menjadi pendaftar keempat di bursa bakal calon rektor.

Ali Bain menjelaskan, seluruh dokumen persyaratan yang diserahkan Prof Azhar telah diperiksa melalui proses checklist sesuai ketentuan yang diumumkan panitia dalam laman resmi pendaftaran.

Hasilnya, seluruh berkas dinyatakan lengkap dan memenuhi syarat administrasi awal.

Prof Azhar Bafadal. Foto: Dok. Istimewa.

“Bakal calon rektor yang mendaftar sudah empat orang dan hari ini Prof Azhar Bafadal yang dikuasakan oleh Dr Hadi,” ujarnya.

“Setelah kami periksa, berkas pendaftaran atas nama Prof Ashar Bafadal dinyatakan lengkap. Saat ini baru sampai pada tahap pemeriksaan kelengkapan administrasi, selanjutnya akan masuk ke tahap verifikasi keabsahan berkas,” jelas Prof Ali Bain.

Hingga saat ini, proses pendaftaran bakal calon rektor terus berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Panitia memastikan seluruh tahapan akan dilaksanakan transparan dan mengacu pada regulasi yang berlaku.

Kehadiran Prof Azhar dalam bursa tentu menambah dinamika jelang pemilihan calon pimpinan perguruan tinggi terbesar di Sulawesi Tenggara itu.

Bagaimana tidak, sosok Prof Azhar bukanlah orang baru di lingkungan UHO. Alumnus IPB itu dikenal memiliki rekam jejak manajerial dan organisasi yang mumpuni. Saat ini, dirinya menjabat sebagai Ketua Senat Fakultas Pertanian UHO (2025–sekarang).

Pengalaman manajerialnya meliputi posisi Sekretaris Senat Fakultas Pertanian UHO (2023–2025), Wakil Koordinator S3 Ilmu Pertanian Pascasarjana UHO (2015–2017), hingga Direktur Pusat Kajian dan Kerjasama Faperta (2006–2012).

Di organisasi profesi, Prof Azhar merupakan tokoh sentral di Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia (PERHEPI).

Dia pernah menjabat Ketua PP PERHEPI (2021–2024) dan saat ini menjadi Anggota Dewan Penasehat PP PERHEPI (2025–2028).

Selain itu, Prof Azhar aktif dalam kebijakan daerah, termasuk pernah menjadi anggota Dewan Riset Daerah Sultra (2018–2021).


Editor: Redaksi

error: Content is protected !!