Remaja Perempuan 19 Tahun di Baubau Diperkosa Usai Berkenalan lewat Aplikasi OMI


Baubau - Satuan Reserse Kriminal Polres Baubau mengungkap kasus pemerkosaan terhadap AN (19), seorang perempuan yang diduga menjadi korban setelah berkenalan dengan pelaku melalui aplikasi chatting OMI. Pelaku, SL alias ER Bin Li (25), ditangkap aparat di rumah kosnya tak lama setelah laporan dibuat.
Hasil pemeriksaan penyidik mengungkap, korban dan pelaku sebelumnya intens berkomunikasi lewat aplikasi tersebut hingga sepakat bertemu pada Jumat, 28 November 2025, sekitar pukul 23.00 WITA. Pelaku kemudian mengajak korban ke sebuah acara joget di Kabupaten Buton Selatan.
Usai acara, korban meminta diantar pulang. Namun dalam perjalanan, pelaku justru membawa korban ke arah Kota Baubau. Setibanya di Jalan Dayanu Ikhsanuddin, Kelurahan Sulaa, Kecamatan Betoambari, pelaku menghentikan motor di lokasi gelap dan sepi. Dengan dalih korban ingin buang air kecil, pelaku mematikan mesin motor lalu langsung melancarkan aksi pemaksaan.
Meski korban menangis, menolak, dan berusaha melawan, pelaku tetap membuka pakaian korban secara paksa dan melakukan tindakan layaknya hubungan suami istri.
“Kasus ini telah ditangani oleh Sat Reskrim Polres Baubau. Pelaku berinisial SL saat ini sudah ditahan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya dan segera dilimpahkan berkasnya ke tahap penuntut umum,” ujar Kasi Humas Polres Baubau, Iptu Rino Asnan, dalam keterangan pers, Kamis (4/12).
Ia menyebut, pelaku terancam hukuman berat.
“Berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan, pelaku dikenakan Pasal 285 KUHPidana tentang Tindak Pidana Pemerkosaan. Ancaman hukuman untuk pasal tersebut adalah pidana penjara paling lama dua belas tahun,” tuturnya.
Iptu Rino juga memperingatkan masyarakat mengenai tren meningkatnya kejahatan yang berawal dari perkenalan lewat media sosial dan aplikasi kencan daring. Ia meminta perempuan dan remaja lebih waspada, tidak mudah percaya ajakan bertemu dari orang baru, serta menghindari pertemuan di lokasi sepi, terutama malam hari.
Ia juga mengimbau agar setiap rencana pertemuan disampaikan kepada keluarga atau teman dekat sebagai langkah pencegahan.
Editor: Redaksi
Berita BerikutnyaProduksi Telur Desa Madampi Tertinggi, Kelompok Tani Muda Capai 94 Persen di Muna Barat
Baca Juga
4,7 Kilogram Sabu Masuk Kendari dari Medan, Dua Orang Ditangkap
Kendari – Polresta Kendari mengungkap peredaran gelap narkotika jenis sabu seberat 4,7 kilogram yang diduga berasal dari jaringan Medan, Sumatera Utara. Dalam pengungkapan tersebut, polisi menangkap dua tersangka…
BBM Masuk 3 Kali Sepekan, Warga Buton Selatan Kesulitan, Harga Eceran Rp25 Ribu
Buton Selatan – Penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di SPBU Kompak Desa Masiri, Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton Selatan, milik CV AI Faroq, dikeluhkan masyarakat. Meski pasokan disebut…
Lapor Sejak 2024, Kasus Pembakaran Sarang Walet Rp200 Juta di Kendari Tak Kunjung Jelas
Kendari – Penanganan laporan dugaan pembakaran sarang burung walet milik Tasmin di Kota Kendari dipertanyakan. Hampir dua tahun sejak dilaporkan ke Polsek Poasia, perkara yang ditaksir menyebabkan kerugian…
Polisi Tangkap Pria di Kendari, Sembunyikan Hampir 1 Kg Sabu dalam Tas Hello Kitty
Kendari – Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) mengungkap peredaran narkotika jenis sabu di Kota Kendari. Seorang pria berinisial TS (32) ditangkap dengan barang bukti 20 paket…
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di BTN Djavino, Begini Awal Perselisihan Korban dan Pelaku
Kendari – Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/10/2026), dipastikan menjadi korban pembunuhan. Sebelum kejadian, korban dan terduga…
108 Gram Sabu Disita Polres Kolaka, Sejumlah Tersangka Ternyata Residivis
Kolaka – Polres Kolaka, Sulawesi Tenggara, menyita 108 gram narkotika jenis sabu dari pengungkapan enam perkara tindak pidana narkotika pada Oktober 2026. Dalam kasus tersebut, sejumlah tersangka yang…







