Rutan Kendari Disisir Total, Petugas Geledah Blok Hunian Warga Binaan


Kendari - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Kendari melakukan penggeledahan menyeluruh di blok hunian warga binaan sebagai langkah tegas menjaga keamanan dan ketertiban di dalam rutan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh jajaran petugas pengamanan bersama Jabatan Fungsional Tertentu (JFT) Pengamanan, Selasa (16/12).
Kepala Rutan Kendari, Rikie Noviandi Umbaran, menegaskan bahwa penggeledahan ini merupakan agenda rutin yang menjadi bagian dari upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan di lingkungan rutan.
“Penggeledahan blok hunian ini kami laksanakan secara rutin sebagai bentuk deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban di Rutan Kendari,” ujar Rikie dalam keterangan tertulisnya.
Dalam pelaksanaannya, petugas menyisir seluruh kamar hunian, memeriksa barang-barang pribadi warga binaan, hingga area sekitar blok hunian. Pemeriksaan dilakukan secara humanis, profesional, dan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.
Rikie menekankan bahwa langkah tersebut sekaligus menjadi komitmen Rutan Kendari dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif, tanpa mengabaikan prinsip penghormatan terhadap hak-hak warga binaan.
“Kami memastikan seluruh proses berjalan sesuai SOP, humanis, dan tetap menjunjung tinggi profesionalisme petugas,” tegasnya.
Ia menambahkan, selama kegiatan berlangsung situasi terpantau aman dan terkendali, serta mendapat dukungan dan kerja sama yang baik dari warga binaan.
“Alhamdulillah, kegiatan berjalan lancar, aman, dan kondusif. Warga binaan juga kooperatif selama penggeledahan berlangsung,” katanya.
Melalui penggeledahan rutin ini, Rutan Kendari berharap kewaspadaan seluruh pihak semakin meningkat serta sinergi antarpetugas semakin kuat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan rutan.
Editor: Redaksi
Berita BerikutnyaWarga Baubau Berbondong Tinggalkan Sertifikat Lama, 510 Lahan Beralih ke Format Elektronik
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







