Kendari – Tim Satgas Saber Pengendalian Harga Pangan Sulawesi Tenggara (Sultra) terus memantau harga dan ketersediaan bahan pokok di sejumlah pasar tradisional di Kota Kendari selama Ramadan. Pemantauan dilakukan pada Senin (2/3) mulai pukul 08.00 Wita.
Dua lokasi utama yang menjadi sasaran yakni Pasar Mandonga dan Pasar Andounohu. Kegiatan ini bertujuan memastikan stabilitas harga serta ketersediaan stok pangan tetap aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sultra, Kombes Pol Dody Ruyatman, mengatakan secara umum harga bahan pokok masih berada dalam kondisi stabil dan stok relatif mencukupi.
“Dari hasil pemantauan Satgas, harga bahan pokok masih dalam batas wajar dan stok pangan relatif aman,” ujarnya.
Di Pasar Mandonga, sejumlah komoditas tercatat dijual dengan harga cabai rawit Rp30.000 per kilogram, bawang merah Rp45.000 per kilogram, bawang putih Rp40.000 per kilogram, serta telur Rp30.000 per kilogram.
Minyak goreng Minyakita dijual Rp15.500 per liter dan gula curah Rp17.000 per kilogram. Untuk daging ayam berada di harga Rp32.000 per kilogram, beras premium Rp16.000 per kilogram, beras SPHP Rp62.000 per 5 kilogram, dan beras medium Rp15.000 per kilogram.
Sementara di Pasar Andounohu, harga telur tercatat Rp 30.000 per kilogram, bawang merah Rp 40.000 per kilogram, bawang putih Rp40.000 per kilogram, serta cabai keriting dan cabai rawit masing-masing Rp30.000 per kilogram. Minyakita dijual Rp15.700 per liter, beras SPHP Rp60.000 per 5 kilogram, dan daging ayam Rp31.000 per kilogram.
Meski terdapat perbedaan harga di beberapa komoditas, Satgas menilai fluktuasi tersebut masih dalam kategori wajar. Para pedagang pun diimbau untuk menjaga stabilitas harga dan tidak menaikkan harga secara sepihak, serta tetap mematuhi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.
Kegiatan pemantauan berakhir sekitar pukul 10.20 Wita dan berlangsung aman serta kondusif. Pengawasan rutin ini menjadi langkah antisipatif Satgas Saber Pengendalian Harga Pangan Sultra dalam menjaga kestabilan harga serta menjamin ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat selama Ramadan.
Editor: Muh Fajar








