Satu Rumah Warga di Mubar Ludes Terbakar

Rumah panggung berukuran 7 X 9 M² milik La Bati (52) warga setempat dilalap sijago merah, pada Jumat (5/5) sekira pukul 21.30 WITA. Foto: Dok. Istimewa.

Muna Barat – Sebuah rumah berkontruksi kayu di Dusun II Desa Lombu Jaya, Kecamatan Sawerigadi, Kabupaten Muna Barat (Mubar), ludes terbakar.

Rumah panggung berukuran 7 X 9 M² milik La Bati (52) warga setempat dilalap sijago merah, pada Jumat (5/5) sekira pukul 21.30 WITA.

Kapolsek Sawerigadi Ipda Burhanuddin menyebutkan, dari penuturan berbagai saksi, sumber api yang menghanguskan hunian pasangan suami istri La Bati dan Asma itu diduga berasa dari bara api sisa memasak air minum.

“Sebelum kebakaran itu, awalnya La Bati memasak air menggunakan kayu bakar, setelah air itu mendidih, korban mematikan api didapur dan menyisakan bara kemudian pergi membeli rokok,” kata Ipda Burhanuddin.

Saat pulang dari membeli rokok, lanjut Burhanudin, pria yang berprofesi sebagai petani ini melihat rumahnya telah terbakar.

“Korban melihat api menyala dari arah belakang dan mejalar kedepan rumah,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Lombu Jaya La Ode Andi Yusuf mengaku mengetahui kebakaran sekitar pukul 23.00 WITA.

“Saat itu saya langsung laporkan kepada Pak Bupati, dan beliau langsung ke lokasi kebakaran. Tidak ada barang yang dapat diselamatkan saat kejadian,” tuturnya.

Kata Andi Yusuf, saat kejadian suami korban berada di warung sedang membeli rokok, sementara istrinya sementara berada di rumah tetangga.

“Anaknya sementara tertidur didalam kamar. Tapi semua berhasil diselamatkan lewat jendela,” terangnya.

Istri La Bati mengalami luka bakar pada tangan kanannya. Kerugian materil akibat kebakaran ini ditaksir Rp 30 juta.

“Mobil pemadam sampai di lokasi kebakaran saat api sudah mulai padam dan bangunan rata dengan tanah,” tutup kepala desa.

Menanggapi musibah ini, Pj Bupati Mubar Dr Bahri mengaku akan melakukan evaluasi mitigasi penanggulangan kebakaran di daerah.

“Perlu evaluasi damkar kita dari persoalan menghubungi dan isi air yang menyebabkan keterlambatan kedatsngan,” singkat Bahri melalui pesan pribadinya.


Laporan: Denyi Risman

error: Content is protected !!