Sekjen FKDK BPD Indonesia Timur Kritik Menkeu: Himbara Panen, Bank Daerah Lepes


Kendari - Kebijakan Menteri Keuangan yang mengucurkan dana sebesar Rp 200 triliun kepada bank-bank Himbara menuai kritik. Sekretaris Jenderal Forum Komunikasi Dewan Komisaris (FKDK) Bank Pembangunan Daerah (BPD) Indonesia Timur, Laode Rahmat Apiti, menilai langkah tersebut sangat diskriminatif.
Menurutnya, BPD seharusnya mendapat perhatian yang sama karena menjadi salah satu penggerak ekonomi lokal dengan jangkauan hingga ke pelosok desa.
Saat ini, kata Rahmat, ada 27 BPD di seluruh Indonesia, namun perlakuan pemerintah pusat disebutnya tidak adil sehingga bank daerah kerap diperlakukan layaknya anak tiri.
“Himbara seperti mendapat durian runtuh karena diguyur dana murah dengan bunga 4 persen. Analogi sederhananya, Himbara seperti diberi senjata canggih, sementara BPD hanya disediakan bedil,” tegas Laode, Sabtu (20/9).
Ia menilai, jika pemerintah tidak memberikan perhatian yang proporsional, maka sama saja dengan mematikan bank daerah secara perlahan. Padahal, kata Laode, BPD berperan penting dalam menggerakkan ekonomi daerah.
“Kalau kebijakan yang menguntungkan, selalu Himbara yang menikmati. Tapi ketika kebijakan eksploitatif diberlakukan, BPD justru yang menjadi sasaran utama,” tambahnya.
FKDK BPD Indonesia Timur mendesak agar Menkeu juga mengalokasikan dana untuk bank daerah. Menurut Laode, porsi penyaluran dana tidak harus sama dengan Himbara, namun harus ada keadilan dalam pengambilan keputusan.
“Skema dan syarat bisa dikomunikasikan. Nanti kita bisa merumuskan kriteria penerima dan besaran alokasinya sesuai kemampuan masing-masing BPD. Kami tunggu niat baik Menkeu untuk membuka ruang tersebut,” pungkasnya.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaBuser 77 Polresta Kendari Bekuk Dua Begal, Satu Pelaku Ditembak Karena Melawan
Baca Juga
Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Ini Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!
Kendari - Pernah membayangkan memiliki smartphone dengan performa tinggi, kamera profesional, dan baterai yang mampu menemani aktivitas sepanjang hari? Kehadiran Promo 11.11 dari Blibli Histeria bisa menjadi momen…
Mantan Karutan Kendari Herianto Raih Doktor dengan IPK Sempurna 4,00 di UHO
Kendari – Mantan Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Kendari, Herianto, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen di Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara,…
Darwin Ajak Empat Pilar Budaya Bersatu, Peringatkan Provokasi Antarsuku di Sultra
Kendari – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Darwin, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berpotensi memicu konflik antarsuku dan…
Mahasiswa Geruduk Rektorat UHO, Desak Audit Dana Penelitian dan Evaluasi Dekan FISIP
Kendari – Aliansi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) mendesak Rektor UHO, Prof. Takdir Saili, mengaudit pengelolaan dana penelitian mahasiswa tahun anggaran…
La Ode Darwin Sapa Warga Muna di Morowali, Ini Pesan Pentingnya untuk Perantau
Morowali – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026–2031, La Ode Darwin, menyapa masyarakat Muna di Kabupaten Morowali dalam perayaan Hari Ulang Tahun…
Basarnas Kendari Latih 70 Pegawai dan Warga Binaan Lapas Perempuan Hadapi Bencana
Kendari – Sebanyak 70 pegawai dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Kendari mengikuti simulasi penanggulangan bencana dan evakuasi darurat bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)…







