Kendari – Dua mahasiswa Jurusan Geologi Universitas Halu Oleo (UHO) yang sempat dilaporkan hilang kontak saat kegiatan kuliah lapangan di kawasan hutan Desa Sambasule, Kecamatan Meluhu, Kabupaten Konawe, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat.
Kedua mahasiswa tersebut ditemukan oleh Tim SAR Gabungan pada Selasa (27/1) sekitar pukul 09.00 Wita.
Lokasi penemuan berada kurang lebih 5,4 kilometer ke arah barat daya dari titik lokasi kejadian perkara (LKP).
Usai ditemukan, keduanya langsung dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Amonggedo untuk menjalani pemeriksaan kesehatan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin, mengonfirmasi bahwa keduanya telah ditemukan.
“Alhamdulillah kedua korban ditemukan selamat. Operasi SAR kami nyatakan selesai,” ujar Amiruddin.
Adapun identitas kedua mahasiswa tersebut yakni Taufik (22), warga BTN Villa Cantika Tawang Alun, Kota Kendari, dan Dimas (22), warga Jalan Mekar, lorong samping Puskesmas Mekar, Kota Kendari.
Berdasarkan kronologis kejadian, kegiatan kuliah lapangan mahasiswa Geologi UHO dilaksanakan pada Selasa (27/1) sejak pukul 07.00 Wita di Kecamatan Meluhu, Desa Sambasule, dengan jumlah peserta sebanyak 32 orang.
Para mahasiswa dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil yang masing-masing terdiri dari dua orang.
Sekitar pukul 10.00 Wita, kedua mahasiswa tersebut masih sempat bertemu dengan rekan-rekannya. Namun pada pukul 12.00 Wita, komunikasi terakhir dilakukan sebelum akhirnya keduanya tidak lagi dapat dihubungi dan tidak kembali ke titik kumpul yang telah disepakati.
Upaya pencarian awal telah dilakukan, namun belum membuahkan hasil hingga informasi hilangnya korban diterima oleh pihak SAR.
Selama proses pencarian, kondisi cuaca di lokasi dilaporkan berawan dan berpotensi hujan, namun tidak menghalangi tim SAR dalam melakukan penyisiran hingga kedua korban berhasil ditemukan dengan selamat.
Editor: Muh Fajar








