Siaga SAR Khusus Lebaran 2026, Basarnas Kendari Siagakan Ratusan Personel


Kendari - Basarnas Kendari resmi menggelar Siaga SAR Khusus Lebaran 1447 Hijriah/2026 Masehi yang berlangsung mulai 13 hingga 30 Maret 2026. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan personel dan peralatan dalam menghadapi potensi keadaan darurat selama arus mudik dan balik Lebaran.
Kepala Basarnas Kendari, Amiruddin, menjelaskan bahwa pelaksanaan Siaga SAR Khusus Lebaran bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan dan efektivitas operasi pencarian dan pertolongan terhadap masyarakat yang berada dalam kondisi berbahaya.
Menurutnya, periode mudik Lebaran identik dengan meningkatnya mobilitas masyarakat, sehingga potensi terjadinya kecelakaan maupun bencana juga ikut meningkat.
"Tujuan pelaksanaan Siaga SAR Khusus Lebaran tahun ini adalah memastikan kesiapan dan efektivitas dalam melakukan operasi SAR terhadap orang yang berada dalam kondisi membahayakan, terutama pada situasi darurat," ujar Amiruddin, Sabtu (14/3).
Ia menyebutkan sejumlah potensi ancaman yang perlu diantisipasi selama masa siaga, di antaranya bencana hidrometeorologi seperti banjir, gelombang tinggi, tanah longsor, banjir bandang, serta angin puting beliung.
Selain itu, terdapat pula potensi bencana geologi seperti gempa bumi dan tsunami, serta kecelakaan transportasi yang meliputi kecelakaan kapal, pesawat, maupun kendaraan di jalan raya.
Basarnas Kendari juga mewaspadai kondisi yang membahayakan manusia di lokasi wisata yang biasanya mengalami lonjakan pengunjung selama libur Lebaran.
Untuk mendukung pelaksanaan siaga tersebut, pihaknya menyiapkan sebanyak 147 personel Aparatur Sipil Negara (ASN). Personel tersebut disiagakan di sejumlah wilayah operasi yang meliputi KPP Kendari, Pos SAR Wakatobi, Pos SAR Baubau, Pos SAR Kolaka, Pos SAR Konawe Utara, Unit Siaga SAR Muna, KN SAR Pacitan, serta armada RB 210 dan RB 307.
Selain personel, berbagai sarana dan peralatan juga disiapkan guna mendukung operasi SAR selama masa siaga.
Untuk sarana air, Basarnas Kendari menyiagakan 10 unit perahu karet, 2 unit jet ski, 6 unit rigid inflatable boat (RIB), serta 3 unit kapal.
Sementara sarana darat yang disiapkan antara lain 9 unit rescue car, 1 unit ambulans, 3 unit ATV, 10 unit motor trail rescue, 6 unit truk personel, 1 unit rescue truck, serta 4 set peralatan SAR darat.
Basarnas juga melengkapi operasi dengan berbagai peralatan pendukung seperti peralatan medis, peralatan evakuasi, peralatan komunikasi, peralatan ekstrikasi, peralatan selam, serta perlengkapan keselamatan lainnya.
Adapun lokasi Siaga SAR Khusus Lebaran tersebar di sejumlah titik strategis yang diperkirakan mengalami lonjakan aktivitas masyarakat.
Di antaranya Pelabuhan Nusantara Kendari, Pelabuhan Feri Kendari, Pelabuhan Panggulubelo Wanci, Pelabuhan Wawonii, Pelabuhan Torobulu, Pelabuhan Murhum Baubau, Pelabuhan Raha, Pelabuhan Penyeberangan Kolaka-Bajoe, serta Pelabuhan Tobaku.
Selain pelabuhan, personel SAR juga disiagakan di sejumlah bandara seperti Bandara Haluoleo, Bandara Betoambari Baubau, Bandara Matahora Wakatobi, dan Bandara Sangia Nibandera Kolaka.
Tim SAR juga akan melakukan pemantauan di sejumlah lokasi wisata di wilayah Kendari, Kolaka, Baubau, Wakatobi, Konawe Utara, dan Muna, serta di terminal angkutan darat yang diprediksi ramai selama musim mudik Lebaran.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaPertamina Sulawesi Pastikan Kesiapan Avtur di AFT Hasanuddin Jelang Mudik Lebaran
Baca Juga
Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Ini Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!
Kendari - Pernah membayangkan memiliki smartphone dengan performa tinggi, kamera profesional, dan baterai yang mampu menemani aktivitas sepanjang hari? Kehadiran Promo 11.11 dari Blibli Histeria bisa menjadi momen…
Mantan Karutan Kendari Herianto Raih Doktor dengan IPK Sempurna 4,00 di UHO
Kendari – Mantan Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Kendari, Herianto, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen di Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara,…
Darwin Ajak Empat Pilar Budaya Bersatu, Peringatkan Provokasi Antarsuku di Sultra
Kendari – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Darwin, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berpotensi memicu konflik antarsuku dan…
Mahasiswa Geruduk Rektorat UHO, Desak Audit Dana Penelitian dan Evaluasi Dekan FISIP
Kendari – Aliansi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) mendesak Rektor UHO, Prof. Takdir Saili, mengaudit pengelolaan dana penelitian mahasiswa tahun anggaran…
La Ode Darwin Sapa Warga Muna di Morowali, Ini Pesan Pentingnya untuk Perantau
Morowali – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026–2031, La Ode Darwin, menyapa masyarakat Muna di Kabupaten Morowali dalam perayaan Hari Ulang Tahun…
Basarnas Kendari Latih 70 Pegawai dan Warga Binaan Lapas Perempuan Hadapi Bencana
Kendari – Sebanyak 70 pegawai dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Kendari mengikuti simulasi penanggulangan bencana dan evakuasi darurat bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)…







