Daerah  

Sidak Dapur MBG di Muna Barat, Gubernur Temukan Bahan Pangan Tak Sesuai Standar

Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, didampingi Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, saat meninjau dapur MBG. Foto: Dok. Istimewa.

Muna Barat – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tiworo Tengah, Kabupaten Muna Barat, Sabtu.

Sidak ini dilakukan untuk memastikan layanan penyediaan makanan bagi masyarakat berjalan sesuai standar kebersihan, kualitas, dan keamanan pangan.

Dalam peninjauan tersebut, gubernur menemukan sejumlah fasilitas dan bahan pangan yang belum memenuhi ketentuan. Salah satu yang menjadi sorotan adalah peralatan makan yang digunakan untuk penyajian makanan.

Gubernur menilai peralatan tersebut tidak memenuhi standar kelayakan dan kebersihan sehingga berpotensi memengaruhi kualitas makanan yang disajikan kepada penerima manfaat.

“Tempat makan yang digunakan harus memenuhi standar kebersihan dan kelayakan. Kalau kondisinya tidak higienis, tentu tidak layak digunakan untuk penyajian makanan,” tegasnya.

Selain itu, gubernur juga memeriksa fasilitas penyimpanan makanan, termasuk kulkas yang digunakan untuk menyimpan bahan pangan. Dari hasil pengecekan, kulkas tersebut dinilai tidak berfungsi optimal sehingga suhu penyimpanan tidak cukup dingin untuk menjaga kesegaran bahan makanan.

Akibatnya, kualitas bahan pangan yang disimpan menurun. Gubernur bahkan menemukan buah dalam kondisi busuk karena penyimpanan yang tidak sesuai standar.

“Penyimpanan makanan harus memenuhi standar agar bahan pangan tetap segar dan aman dikonsumsi. Kalau kulkasnya tidak dingin, makanan bisa cepat rusak,” ujarnya.

Tak hanya itu, gubernur juga menyoroti jenis beras yang digunakan. Berdasarkan petunjuk teknis, beras yang dipakai dalam penyediaan makanan seharusnya beras premium. Namun di lokasi ditemukan beras curah dengan kualitas di bawah ketentuan.

“Sesuai juknis, beras yang digunakan harus beras premium, bukan beras curah. Ini harus diganti agar kualitas makanan yang diberikan kepada masyarakat tetap terjaga,” tegasnya.

Sebelumnya, dalam rangkaian Safari Ramadan, Gubernur Sultra juga telah melakukan peninjauan di SPPG Lohia, Kabupaten Muna. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memastikan layanan pemenuhan gizi masyarakat berjalan sesuai standar.


Editor: Muh Fajar

error: Content is protected !!