Skor SPI Sultra Capai 72,66, KPK Dorong Pembenahan Tata Kelola Aset


Kendari – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) mempertegas komitmennya dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.
Hal ini disampaikan Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, dalam Rapat Koordinasi Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sultra, Rabu (6/5/2026).
Dalam forum tersebut, Gubernur menekankan korupsi adalah kejahatan luar biasa yang merusak fondasi pembangunan serta menurunkan kepercayaan masyarakat.
Ia menyerukan agar seluruh elemen pemerintahan, dari tingkat provinsi hingga desa, membangun sinergi yang kuat dalam upaya pencegahan.
“Kolaborasi yang kuat menjadi kunci dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Pencegahan korupsi bukan hanya tugas aparat penegak hukum, tapi komitmen kolektif kita semua,” ujar Andi Sumangerukka.
Sementara itu, Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah IV KPK, Edi Suryanto, memberikan catatan terkait potret integritas di Bumi Anoa.
Berdasarkan Survei Penilaian Integritas (SPI), Sultra mencatatkan skor 72,66 yang dinilai cukup baik. Meski demikian, dari sisi tata kelola, nilai Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention (MCSP) tahun 2025 masih berada di angka 51,09.
Angka ini menunjukkan masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terutama dalam hal penguatan tata kelola pemerintahan agar lebih maksimal.
KPK juga menyoroti manajemen aset daerah sebagai titik krusial pengawasan.
Menurut Edi, komunikasi yang harmonis antara eksekutif dan legislatif menjadi prasyarat utama agar fungsi pelayanan publik berjalan beriringan tanpa adanya penyimpangan.
Gubernur berharap kehadiran KPK selama tiga hari di Sultra (6-8 Mei 2026) dapat memberikan solusi konkret serta langkah-langkah strategis bagi perbaikan sistem pemerintahan.
Fokus utamanya adalah memastikan setiap program pembangunan berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
Rapat koordinasi ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, anggota DPRD Sultra, serta pimpinan instansi vertikal sebagai bagian dari upaya bersama mewujudkan Sultra yang maju, aman, dan religius.
Editor: Redaksi
Berita BerikutnyaCall Center 112 Kendari Terima 2.230 Panggilan Selama April, Mayoritas Aduan Gangguan Listrik
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…







