Tambang Batu Gamping Ilegal di Konut, Polda Sultra Tahan Satu Tersangka


Kendari - Penyidik Subdit IV Tipidter Direktorat Kriminal Khusus Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) menetapkan satu tersangka kasus penambangan batu gamping ilegal di Kecamatan Sawa, Kabupaten Konawe Utara (Konut).
"Kami tetapkan satu tersangka berinisial J, dan langsung kami lakukan penahanan," kata Dirkrimsus Polda Sultra, Kombes Pol Bambang Wijanarko, melalui Kasubdit Tipidter, Kompol Ronald Arron Maramis, Jumat (30/1) petang.
Ronald menerangkan, kasus ini mulai disidik berdasarkan laporan polisi Nomor: LP/A/1/I/2023/SPKT Ditreskrimsus Polda Sultra pada 3 Januari 2023 terkait dugaan penambangan tanpa izin.
"Dan penahanan terhadap tersangka berdasarkan surat perintah Dirreskrimsus sesuai dengan SOP perundang-undangan yang berlaku. Tersangka kita tahan di Rutan Polda Sultra selama 20 hari ke depan," jelas Ronald.
Dalam perkara tersebut, penyidik menjerat tersangka J dengan Pasal 158 Juncto 35 UU Nomor 3 Tahun 2020 tentang perubahan atas UU Nomor 4 tentang pertambangan mineral dan batu bara.
Dalam perkara ini juga, penyidik menyita sejumlah barang bukti berupa dua alat berat dan tumpukan batu. Rencana tindak lanjut sampai dengan saat ini penyidik masih melengkapi berkas perkara untuk kepentingan penuntutan dan peradilan.
Ronald mengingatkan kepada para pengusaha pertambangan yang masih menyalahi aturan untuk melengkapi izin pertambangannya sebelum melakukan aktivitas penambangan.
"Apabila ada pelanggaran-pelanggaran yang lain, tentunya kami selaku aparat penegak hukum yang berkompeten dalam bidang pertambangan akan terus memantau dan dalami serta memberikan tindakan hukum yang semestinya jika menemukan penambangan tanpa izin," tegas Ronald.
Editor: Wiwid Abid Abadi
Berita BerikutnyaKetua Tamalaki Sultra Tanggapi Opini Koran Tempo soal Blok Mandiodo
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







