Terdakwa Perintangan Penyidikan PT KKP Tiba-tiba Sakit saat Disidang


Kendari - Sidang lanjutan kasus dugaan perintangan penyidikan kasus PT Kabaena Kromit Pratama (PT KKP) dengan terdakwa Amelia kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Kendari pada Rabu (11/10).
Namun, sidang dengan agenda pemeriksaan saksi itu diskorsing oleh majelis hakim karena terdakwa tiba-tiba sakit.
"Agenda sidang hari ini adalah pemeriksaan saksi. JPU sudah menghadirkan terdakwa dengan tiga orang saksi. Namun dalam proses persidangan tiba-tiba terdakwa sakit, sehingga sidang di skors dan diminta oleh hakim untuk dilakukan pemeriksaan dan observasi terhadap kesehatan terdakwa," kata Jaksa Penuntut Umum melalui Kasipenkum Kejati Sultra, Dodi.
Setelah mengeluh sakit, terdakwa langsung dibawa ke rumah sakit, hasil observasi menyatakan bahwa benar terdakwa bermasalah dengan kesehatannya. Namun tak dijelaskan secara pasti terdakwa sakit apa.
"Terdakwa kami bawa sekitar 11.30 WITA ke RSUD Kota Kendari dan sudah dilakukan observasi, hasilnya terdakwa sakit dan harus menjalani perawatan," katanya.
Atas kondisi kesehatan terdakwa, akhirnya majelis hakim memutuskan untuk menskorsing sidang hingga minggu depan.
Dodi juga menjelaskan bahwa penahanan terdakwa Amelia untuk sementara ditangguhkan hingga kesehatannya pulih.
"Masa penahanan terdakwa ditangguhkan sementara untuk menjalani perawatan kesehatan. Tidak ada pengalihan status penahanan, tetap tahanan Rutan. Setelah itu (sembuh) kembalikan lagi ke Rutan," katanya.
Dijelaskan bahwa dalam sidah hari ini, JPU menghadirkan tiga orang saksi yang mengetahui kejadian itu.
"Tiga orang saksi yang mengetahui, melihat dan mengalami peristiwa yang terjadi terkait upaya terdakwa untuk mencoba atau melakukan perintahan terhadap proses penyidikan yang berlangsung di Kejati Sultra terkait dengan penyidikan tersangka Andi Adriansyah," pungkasnya.
Editor: Muh Fajar RA
Berita BerikutnyaIstri Direktur PT KKP Disebut Korban dalam Kasus Perintangan Penyidikan
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







