Kendari – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun 2026 akan digelar di Kota Kendari. Kegiatan ini dipusatkan di dua wilayah, yakni Kecamatan Poasia dan Kecamatan Nambo, dengan fokus utama pada pembangunan infrastruktur dasar dan pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat.
Pelaksanaan TMMD ke-127 disampaikan langsung oleh Komandan Kodim 1417 Kendari, Letkol Arm Danny AP Girsang, saat berdialog sekaligus bersilaturahmi dengan insan pers di Markas Kodim Kendari, Rabu (21/1).
Ia menjelaskan, TMMD tahun ini merupakan hasil kolaborasi antara TNI dan Pemerintah Daerah yang mencakup kegiatan fisik dan non-fisik.
Untuk kegiatan fisik, TNI bersama pemerintah akan melaksanakan sejumlah pembangunan infrastruktur. Di antaranya pembangunan jembatan di dua titik, rehabilitasi rumah warga, pemasangan paving block, perbaikan drainase, pembangunan talut jalan, serta pekerjaan fisik lainnya yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Selain pembangunan infrastruktur, TMMD kali ini juga menghadirkan program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat, yakni TNI Manunggal Air Bersih.
“Melalui program ini, akan dibangun lima titik sumber air bersih serta dilakukan perbaikan satu penampungan air atau reservoir milik Pemerintah Kota Kendari guna menunjang ketersediaan air bersih bagi warga,” ujarnya.
Letkol Danny menegaskan, TMMD merupakan kegiatan lintas sektoral yang bertujuan mempercepat pemerataan pembangunan di daerah sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Menurutnya, TMMD tidak hanya mengandalkan peran TNI, tetapi juga melibatkan partisipasi aktif masyarakat.
“TMMD bukan hanya tentara yang bekerja, tetapi melibatkan seluruh elemen masyarakat. Kami ingin menumbuhkan kembali semangat gotong royong sebagai nilai luhur bangsa,” ujarnya.
Selain kegiatan fisik, TMMD ke-127 juga diisi dengan berbagai kegiatan non-fisik berupa penyuluhan. Materi yang diberikan meliputi wawasan kebangsaan, bela negara, penanganan stunting, serta penyuluhan kesehatan. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat di berbagai sektor kehidupan.
TMMD juga menggandeng instansi terkait, seperti dinas peternakan dan perikanan, untuk memberikan pendampingan serta mendorong pengembangan usaha masyarakat di sekitar lokasi kegiatan.
TMMD ke-127 Tahun 2026 dijadwalkan dibuka secara resmi oleh Pemerintah Kota Kendari pada 10 Februari 2026. Program ini akan berlangsung selama 30 hari hingga 11 Maret 2026, sebelum ditutup oleh pimpinan TNI Angkatan Darat.
Saat ini, TMMD masih berada pada tahap persiapan. Selama pelaksanaan nanti, TNI bersama Pemerintah Daerah akan terus melakukan koordinasi dan publikasi bersama media guna menyampaikan perkembangan kegiatan kepada masyarakat.
Editor: Muh Fajar








