Berita  

Tunjangan Profesi, THR dan Gaji ke-13 Guru di Sultra Mulai Dicairkan

Penyerahan secara simbolis dilakukan langsung oleh Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka dalam kegiatan yang digelar di Kendari, Rabu (11/3). Foto: Dok. Istimewa.

Kendari – Kabar baik bagi para guru di Sulawesi Tenggara (Sultra). Pemerintah Provinsi (Pemprov) mulai mencairkan Tunjangan Profesi Guru (TPG), Tunjangan Hari Raya (THR), serta gaji ke-13 bagi guru SMA, SMK, serta SLB negeri maupun swasta.

Penyerahan secara simbolis dilakukan langsung oleh Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka dalam kegiatan yang digelar di Kendari, Rabu (11/3).

Dalam kesempatan itu, gubernur juga menyerahkan bantuan seragam sekolah kepada siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap pendidikan anak berkebutuhan khusus.

Andi Sumangerukka mengatakan, pencairan tunjangan dan gaji tersebut merupakan inisiatifnya agar hak para guru dapat diterima secara terbuka dan tepat waktu.

Dia juga menyampaikan apresiasi kepada para pengawas pendidikan menengah serta guru SMA, SMK, dan SLB yang selama ini terus berkontribusi dalam dunia pendidikan di Sultra.

Menurutnya, percepatan pencairan tunjangan dan gaji tersebut berawal dari adanya sejumlah guru yang datang menemuinya untuk menanyakan kepastian pembayaran gaji ke-13 dan tunjangan.

Saat itu, ia langsung meminta jajarannya melakukan pengecekan terkait proses pencairan.

Hasil pengecekan menunjukkan bahwa dana tersebut memang tersedia, namun masih terkendala proses administrasi sebelum dapat disalurkan kepada para penerima.

“Setelah dicek, memang ada gaji ke-13 dan tunjangan untuk guru. Namun saat itu masih ada proses administrasi yang harus diselesaikan sebelum dana bisa dicairkan,” ujarnya.

Gubernur kemudian meminta agar proses tersebut dipercepat sehingga para guru dapat segera menerima hak mereka.

Ia bahkan sempat menargetkan pencairan dilakukan pada 10 Maret, namun harus menunggu proses pemindahan dana dari rekening induk ke rekening masing-masing penerima.

“Alhamdulillah hari ini sudah bisa dilaksanakan. Saya juga sudah cek langsung, ada yang menerima sekitar tiga sampai empat juta rupiah,” katanya.

Sebagai bentuk apresiasi, Andi Sumangerukka juga memberikan hadiah berupa satu kali gaji pokok kepada sejumlah guru yang sebelumnya datang menyampaikan aspirasi terkait pencairan tunjangan dan gaji tersebut.

Ia menegaskan penyerahan secara langsung dilakukan untuk memastikan proses penyaluran berjalan transparan dan tepat sasaran.

“Kenapa saya serahkan langsung, karena saya ingin memastikan semuanya berjalan dengan baik dan tidak ada hal-hal yang tidak semestinya terjadi,” tegasnya.

Sementara itu, bantuan seragam sekolah bagi siswa SLB diharapkan dapat membantu meringankan beban orang tua sekaligus meningkatkan semangat belajar anak-anak berkebutuhan khusus di Sulawesi Tenggara.


Editor: Muh Fajar

error: Content is protected !!