Ucapan “Perampokan APBD” Berujung Panas, LIRA Desak Kejati Periksa Bupati Muna Barat


Muna Barat - Pernyataan keras Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, yang menuding adanya “perampokan” dalam pengelolaan APBD tahun 2023–2024, kini berbuntut panjang. Lembaga Swadaya Masyarakat Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Muna Barat menuntut Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara (Sultra) segera memeriksa Darwin atas ucapannya yang dinilai memuat indikasi tindak pidana korupsi.
Bupati LIRA Muna Barat, Deddy Walengke, menilai pernyataan seorang kepala daerah yang secara terbuka menyebut adanya “perampokan APBD” tidak bisa dianggap sebagai luapan emosi atau retorika politik semata.
“Pernyataan ada perampokan APBD bukan hal remeh. Itu bukan opini pribadi, tapi pengakuan dari seorang pejabat tertinggi daerah. Kejati tidak punya alasan untuk menunda, karena korupsi bukan delik aduan dan wajib dilidik tanpa menunggu laporan siapa pun,” tegas Deddy, Selasa (7/10).
Ia menambahkan, diamnya Kejati Sultra justru berpotensi menimbulkan kesan pembiaran terhadap dugaan kejahatan keuangan negara. Menurutnya, ucapan Darwin telah menyeret institusi hukum ke bawah sorotan publik karena menyangkut kredibilitas negara dalam pemberantasan korupsi.
“Kalau Kejati tidak segera bertindak, publik bisa menilai ada sesuatu yang ditutupi. Pemanggilan terhadap Darwin adalah langkah konstitusional untuk memastikan kebenaran ucapan perampok APBD itu,” ujarnya.
LIRA menilai, pernyataan Darwin telah mengguncang kepercayaan masyarakat terhadap birokrasi dan menimbulkan ketegangan di tubuh pemerintahan daerah. Deddy mengingatkan bahwa APBD bukan alat politik, melainkan amanah rakyat yang wajib dikelola secara transparan dan akuntabel.
“Ucapan itu seperti bom. Kalau memang ada perampokan, siapa pelakunya? Kalau tidak ada, berarti Darwin menebar fitnah. Dua-duanya sama-sama serius dan butuh klarifikasi hukum,” lanjutnya.
LIRA Muna Barat memastikan akan mengawal isu ini hingga ke tahap penyelidikan resmi dan mendesak aparat penegak hukum tidak berdiam diri.
Sebelumnya, Bupati La Ode Darwin dalam pernyataannya pada Selasa (30/9) menuding pengelolaan APBD 2023–2024 di masa pejabat sebelumnya sebagai ajang “perampokan” untuk kepentingan pribadi. Ia bahkan menantang pejabat lama yang merasa tersinggung untuk membuka data APBD secara publik.
Editor: Redaksi
Berita BerikutnyaSuwandi Geram soal Surat Sulaeha ke PT TMS: Tak Pernah Dibahas di Komisi III
Baca Juga
233 PNS Baru Muna Barat Disumpah, Darwin Soroti Disiplin hingga Kewajiban Tinggal di Daerah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengingatkan 233 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru diangkat agar menjaga disiplin dan mematuhi kewajiban sebagai aparatur negara, termasuk…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Darwin Klaim Rp200 Miliar Program Pusat Mengalir ke Muna Barat
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengklaim sekitar Rp200 miliar anggaran program pemerintah pusat mengalir ke daerahnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dana tersebut berasal…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
Darwin Perintahkan Inspektorat Muna Barat Periksa Kades dan Kepala Sekolah
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap kepala desa, kepala sekolah, dan objek pemeriksaan (obrik) lainnya. Ia menegaskan, proses pemeriksaan harus…
Umroh Gratis hingga Sepeda Listrik, Yellow Run 5K Golkar Sultra Diserbu Ribuan Peserta
Kolaka – Ajang Yellow Run 5K yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Kolaka, Minggu (1/11/2026), diikuti ribuan peserta. Hadiah utama berupa…







